Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengantar

Air bersih merupakan kebutuhan utama manusia yang harus dijaga ketersediaannya agar kebutuhan generasi kini dan generasi mendatang akan air dapat terpenuhi.

Saat ini, kebutuhan akan air tawar terus meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk kehidupan sehari-hari, kegiatan pertanian, dan juga industri. Cadangan air bersih yang terbatas, dan adanya pencemaran sumber-sumber air yang ada, baik oleh limbah rumah tangga maupun oleh industri, telah menyebabkan masalah yang serius. Dengan memperhatikan kondisi tersebut, maka upaya konservasi air merupakan langkah yang perlu segera dilakukan.

Embung merupakan salah satu teknik konservasi air berupa bangunan berbentuk kolam untuk menampung air hujan dan air limpasan (run-off) serta air dari sumber lainnya untuk mendukung usaha pertanian, perkebunan dan peternakan.

Di beberapa daerah, kekurangan air bersih yang dibarengi dengan sanitasi yang buruk dan lemahnya pengendalian pencemaran telah menimbulkan kelaparan, wabah penyakit, dan ketegangan sosial. Kekurangan air menjadi semakin terasa dengan terbatasnya cadangan yang ada dan adanya pengambilan secara terus menerus untuk kepentingan pembangunan. Jaminan ketersediaan air merupakan masalah global yang harus diupayakan melalui kegiatan-kegiatan konservasi air yang mencakup penggunaan teknologi hemat air, pengurangan kehilangan air, pemanfaatan kembali air limbah, termasuk kampanye penyadaran masyarakat untuk menggunakan air secara rasional.

Di sektor pertanian, air juga merupakan sumber daya dan faktor penting yang menentukan. Tidak ada satupun tanaman pertanian dan ternak yang tidak memerlukan air. Meskipun perannya sangat strategis, namun pengelolaan air masih jauh dari yang diharapkan, sehingga air yang semestinya merupakan sahabat petani berubah menjadi penyebab bencana bagi petani. Indikatornya, di musim kemarau, ladang dan sawah sering kali kekeringan dan sebaliknya di musim penghujan, ladang dan sawah banyak yang terendam air.


Permasalahan ketersediaan air bagi pertanian, terutama di lahan kering, adalah persoalan ketidaksesuaian distribusi air antara kebutuhan dan pasokan menurut waktu dan tempat. Persoalan menjadi semakin kompleks, rumit dan sulit diramalkan karena pasokan air tergantung dari sebaran curah hujan di sepanjang tahun yang tidak merata, bahkan di musim hujan sekalipun. Oleh karena itu, diperlukan teknologi tepat guna, murah dan mudah diterapkan untuk mengatur ketersediaan air agar dapat memenuhi kebutuhan air saat diperlukan.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]