Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Teknik Meletakkan Pola di Atas Bahan dan Memotong

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum proses menggunting bahan tekstil dilakukan, yaitu :

  1. Disain busana
  2. Pola disiapkan sesuai disain
  3. Penomoran pola, pola diberi nomor mulai dari pola yang besar dahulu baru yang kecil nomor pola dapat dibuat dari 1,2,3, dan seterusnya tergantung kepada jumlah pola yang ada
  4. Garis arah serat (grain line), tanda pola berupa garis lurus berbentuk anak panah pada kedua ujung garis, yang dipakai sebagai pedoman untuk menentukan posisi pada saat meletakkan pola di atas bahan tekstil



Ada tiga (3) garis arah serat yang selalu digunakan pada pola, yaitu :

Keterangan gambar.

  1. Garis arah serat memanjang/vertikal menunjukkan bahwa pola akan diletakkan pada bahan yang memanjang.
  2. Garis arah serat menyerong/diagonal menunjukkan bahwa pola akan diletakkan pada bahan serong 90 derajat.
  3. Garis arah serat melebar/horizontal menunjukkan bahwa pola akan diletakkan pada bahan yang melebar.

    • Penomoran dan tanda pola sangat penting di dalam proses meletakkan pola, untuk mengantisipasi kekeliruan yang akan berakibat fatal.
    • Setelah penomoran pola dan tanda pola lengkap, baru kita atur atau tata pola di atas bahan sesuai nomor pola dan tanda-tanda pola.
    • Disain merupakan pedoman dalam pembuatan dan pengecekan pola. Perhatikan disain yang akan dibuat, karena akan memengaruhi jumlah pola yang ada.
    • Jenis dan corak kain sangat memengaruhi peletakan pola pada bahan tekstil. Bahan polos atau bercorak abstrak/tidak beraturan lebih mudah mengatur letak polanya dari pada bahan yang bermotif searah dan beraturan. Bahan tekstil bermotif kotak atau garis memerlukan ketelitian yang tinggi.


Cara meletakkan pola pada bahan tekstil dapat dikelompokkan berdasarkan jenis bahan tekstil, antara lain :

  • Jenis kain polos dan bercorak bebas (tidak beraturan) dan tidak berkilau seperti kain katun dan sejenisnya.

  • Pola dapat diletakkan dan ditata secara bolak balik atau dua arah berlawanan. Letak pola tidak akan mempengaruhi hasil jadi suatu busana.


  • Jenis kain dengan tekstur berkilau seperti satin atau tekstur berbulu seperti beledru, timbul seperti corduroy.

  • Lembaran pola harus diletakkan searah dan tidak boleh berlawanan, agar efek kilau bahan tekstil tidak berlainan, yang dapat mempengaruhi hasil suatu busana.


  • Jenis kain bercorak searah dan bertumpal

  • Cara meletakkan pola diatur searah/sejalan dengan arah corak bahan tekstil.


  • Jenis bahan bercorak kotak dan garis

  • Pola harus diletakkan dengan sangat hati-hati dan benar-benar harus diperhitungkan agar kotak dan garis menyambung satu sama lain. Corak berkotak kecil lebih mudah diatur pada dari corak yang bercorak besar. Saat meletakkan pola, jenis bahan tekstil bercorak kotak dan garis yang seimbang antara kanan dan kiri, bawah dan atas. Cara meletakkan polanya dilakukan searah atau dua arah. Sebaliknya, corak berkotak dan bergaris yang tidak seimbang cara meletakkan polanya harus searah. Pengaturan pola pada bahan bercorak kotak lebih sulit dari pada bahan tekstl yang bercorak garis.



Meletakkan pola bahan bercorak kotak yang tidak seimbang


Meletakkan pola pada bahan bermotif garis yang tidak seimbang


Setelah meletakkan pola di atas bahan dilakukan dengan benar, langkah selanjutnya adalah memotong bahan.

Sebelum kita mulai memotong bahan ada beberapa hal yang harus diperhatikan :

  1. Gunting yang digunakan harus gunting kain
  2. Gunting harus panjang dan ujungnya runcing
  3. Gunting harus tajam






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]