Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengantar

Kemasan Styrofoam

Gambar 1
Gambar 1: Kemasan berbahan styrofoam


Penggunaan styrofoam sebagai wadah/kemasan makanan instan atau siap saji semakin diminati masyarakat, karena sangat mudah menemukannya dimana-mana. Alasannya, ingin praktis dan tampil lebih baik (Gambar 1). Padahal di balik kemasan yang terlihat bersih itu ada bahaya besar yang mengancam. Styrofoam yang dibuat dari bahan kopolimer styren ini menjadi pilihan bisnis pangan yang mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, dapat mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, harganya murah serta ringan. Fungsinya yang dapat menahan suhu mendorong orang untuk menggunakannya sebagai gelas minuman dan wadah makanan.

Gambar 2
Gambar 2: Pencemaran lingkungan


Bahaya yang ditimbulkan akibat terlalu sering menggunakan styrofoam sebagai kemasan makanan dapat berakibat pada gangguan kesehatan. Styrofoam selain menimbulkan efek negatif bagi kesehatan juga tidak ramah lingkungan. Jenis kemasan ini tidak bisa diuraikan oleh alam, sehingga akan menumpuk dan mencemari lingkungan. Styrofoam yang terbawa ke laut akan merusak ekosistem dan biota laut (Gambar 2).

Definisi Pengemasan Pangan dan Fungsinya

Gambar 3
Gambar 3: Styrofoam untuk promosi


Kemasan makanan/pangan adalah bahan yang digunakan untuk mewadahi atau membungkus makanan, baik yang bersentuhan langsung atau tidak. Pengemasan dapat diartikan sebagai usaha-usaha untuk menjamin keamanan produk selama penyimpanan sehingga sampai pada konsumen dalam kondisi yang baik. Pengemasan harus mampu memberikan proteksi terhadap produk pangan yang dikemas. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa pada prinsipnya kemasan pangan atau wadah adalah suatu benda dengan bentuk tertentu, kekuatan yang memadai sehingga mampu melindungi produk dari kerusakan fisik dan kontaminasi sehingga produk dapat sampai ke konsumen dalam kondisi baik.

Fungsi tambahan lain yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai media informasi dari pihak produsen kepada konsumen, antara lain mengenai nama dan alamat produsen, nama dan identitas produk, komposisi, cara penyimpanan, cara pemakaian, serta pemberitahuan kadaluarsa produk pangan (Gambar 3).






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]