Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Hukum Pascal dan Penerapannya

Prinsip-prinsip Penting dari Zat Cair/ Hidrolik :

  • Cairan tidak dapat dimampatkan/ dikompresikan / diperkecil volumenya

  • Hukum Pascal :
    Tekanan yang diberikan pada zat cair / hidrolik dalam bejana tertutup, besarnya tekanan akan diteruskan ke segala arah, dengan tekanan sama besar


Fluida terdiri atas zat cair [liquid], satuan tekanan yang digunakan Standard Internasional (SI) ialah Pascal (Pa).

1 kPa = 1000 Pa
di Eropa satuan tekanan menggunakan "bar"
1 bar = 100 kPa


Kegunaan Prinsip Hidrolik :

  • Dapat meneruskan gerakan dalam jarak yang jauh
  • Dapat meningkatkan panjang gerakan, dalam hal ini tenaga gerakan akan turun
  • Dapat meningkatkan besarnya tenaga tekan, dalam hal ini panjang gerakan akan turun


Jika kedua silinder sama ukurannya, lalu sebuah gaya (N) bekerja pada silinder utama menyebabkan piston pada silinder kedua (actuator) mendapat gaya yang sama, bila kedua piston bergerak pada jarak yang sama.

Untuk menghitung gaya, tekanan atau penambahan gaya dapat digunakan rumus segitiga, yaitu :

Gaya

Tekanan

Luas penampang

= F (Force)

= P (Pressure)

= A (Area)

= Newton (N)

= Kpa

= m2



F = P x A


P = F / A = Kpa

A = F / P = m2



Contoh penghitungan :

Gaya yang bekerja 50 N luas penampang 40 mm2
Besarnya gaya yang bekerja / satuan luas atau tekanan
= 50 N : 0,04 m2 = 1250 Kpa


Memperpanjang Gerakan

  • Jika piston pada silinder I lebih besar dari pada piston II (actuator) maka Piston II pergerakannya lebih panjang
  • Jika piston pada silinder I lebih besar 10 X dibanding piston II, maka piston II pergerakannya 10 X lebih besar



Meningkatkan Besar Tekanan

  • Jika piston silinder I lebih kecil dari pada piston silinder II (actuator), maka Piston II menerima gaya tekan lebih besar
  • Jika piston silinder I lebih kecil daripada piston II, maka piston II pergerakannya lebih pendek







 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]