Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Prinsip Pendinginan Sistem AC

Prinsip pendinginan pada sistem Air Conditioner (AC) adalah terjadinya perubahan bentuk zat pendingin (Refrigerant) dari bentuk cair, uap air dan gas. Perubahan ini terjadi karena sistem AC menggunakan beberapa komponen yang memungkinkan terjadinya perubahan tekanan dan temperatur.

Prinsip pendinginan dapat kita lihat pada tampilan di bawah ini :


Gambaran prinsip pendinginan


Terjadi perubahan bentuk dari cair menjadi gas oleh alkohol yang ditempelkan pada kulit. Keadaan ini kulit akan terasa dingin dikarenakan alkohol menyerap panas dari udara sekitar sehingga terjadi perubahan bentuk alkoholdari cair menjadi gas.

Proses Pendinginan (Refrigerasi)

Proses ini akan membuat keadaan dimana temperatur bahan pendingin (refrigerant) akan lebih rendah dari suhu sekitarnya sehingga dapat melepaskan tenaga panas dari udara di sekitarnya. Umumnya, alat pendingin (refrigerator) mengoperasikan refrigerant untuk menghisap panas udara di sekelilingnya.

Proses pendinginan dapat kita lihat pada tampilan di bawah ini :


Gambaran proses pendingin


Bahan pendingin (Refrigerant) akan menyalurkan panas dari sisi temperatur rendah ke sisi temperatur tinggi. Bahan pendingin akan berubah dari cair ke gas pada tempat bertemperatur rendah dan dari gas ke cair di tempat bertemperatur tinggi. Bahan pendingin ini harus dipadatkan secara mudah di bawah tekanan yang rendah.

Mengenal bahan pendingin (refrigrant).

Ada berbagai macam cairan bahan pendingin (refrigrant). Di bawah ini akan ditampilkan 2 macam bahan pendingin, yaitu yang jenis R-134a dan R-12.


Tabel perbandingan bahan pendingin


Keuntungan :

  1. Tidak ada CI.
  2. Menstabilkan struktur molekul.
  3. Struktur thermodynamika serupa dengan R-12.
  4. Tidak dapat terbakar dan tidak beracun.


Kerugian :

  1. Pendinginan menurun pada saat suhu kondensasi sama dengan R-12.
  2. Masalah penggunaan bahan karet dan plastik.
  3. Tidak – tercampur dengan compressor oil (Mineral oil).


Fungsi Air Conditioner (AC) pada mobil

Pada dasarnya mobil sebagai kendaraan selain dituntut untuk memberikan keamanan juga memberikan kenyamanan bagi penumpangnya. Salah satu bentuk kenyamanan yang ada pada mobil adalah terciptanya kondisi ruangan mobil dengan udara yang bersih dan sejuk. Untuk mewujudkan itu maka pada mobil ditambahkan sistem Air Conditioner (AC).

Fungsi sistem Air Conditioner (AC) pada mobil :

  1. Memberikan udara sejuk ke dalam ruangan mobil.
  2. Menyaring udara kotor sebelum dimasukkan ke ruang mobil.
  3. Mencegah kondensasi pada kaca mobil pada saat udara lembab karena hujan.



Pustekkom Depdiknas 2008





 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]