Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Rhizopoda



Rhizopoda (rhizo=akar, podos=kaki) bergerak dengan menjulurkan sitoplasma selnya yang membentuk Pseudopodia (kaki semu). Contoh rhizopoda yang sangat dikenal adalah Amoeba sp.

Amoeba memiliki bentuk sel yang tidak tetap, sitoplasmanya terdiri dari ektoplasma dan endoplasma. Ektoplasmanya bersifat lebih kental dari endoplasma, sehingga aliran endoplasma dan ektoplasma tersebut berperan dalam penjuluran dan penarikan pseudopodia. Dengan cara ini Amoeba bergerak untuk menangkap makanan (fagositosis).

Amoeba dapat kita temui di air tawar, air laut, tempat-tempat basah, dan di dalam tubuh hewan atau manusia.

Amoeba berkembang biak secara aseksual dengan cara pembelahan sel. Apabila kondisi lingkungan tidak menguntungkan, Amoeba dapat mempertahankan hidupnya dengan membentuk kista. Kista adalah bentuk penebalan plasma sel untuk melindungi diri dari lingkungan yang tidak menguntungkan.

Contoh Rhizopoda lainnya adalah: Entamoeba histolytica, penyebab disentri amoeba; Foraminifera sp., petunjuk adanya minyak bumi; dan Entamoeba gingivalis, merusak gigi dan gusi.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]