Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Teori Pertumbuhan Ekonomi

  1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis

    1. Friedrich List

    2. Pertumbuhan ekonomi dapat diukur melalui usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan (berdasarkan kemajuan teknik produksi) dan jenis pekerjaan sebagai mata pencaharian.

      Menurut Friedrich List, perkembangan ekonomi dibagi melalui beberapa fase yaitu :


      1. Masa berburu/mengembara
      2. Masa beternak dan bertani
      3. Masa bertani dan kerajinan
      4. Masa kerajinan, industri, dan perdagangan


    3. Bruno Hilderbrand

    4. Menurut Bruno perkembangan ekonomi bukan didasarkan pada “cara produksi” tetapi didasarkan pada “cara distribusi.









    5. Karl Bucher

    6. Menurut Karl Bucher pertumbuhan ekonomi masyarakat dilihat dari hubungannya antara produsen dan konsumen dalam mendistribusikan hasil produksinya sampai ke tangan konsumen.

      Pertumbuhan ekonomi menurut Karl Bucher dapat dibedakan menjadi :

      1. Rumah Tangga Tertutup
      2. Rumah Tangga Kota
      3. Rumah Tangga Bangsa
      4. Rumah Tangga Dunia


    7. Walt Whiteman Rostow

    8. Menurut Rostow, proses pertumbuhan ekonomi dapat dibedakan ke dalam lima tahap yaitu :

      1. Masyarakat Tradisional (The Traditional Society). Pada tahap ini masyarakat masih sangat sederhana. Kegiatan produksi hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya sendiri dan tidak menggunakan teknologi yang modern, hanya menggunakan alat-alat sederhana dan tidak ada pembagian kerja.

      2. Prasyarat untuk tinggal landas (The precondtions for take off). Masyarakat berada pada masa transisi sudah mulai menyadari arti penting pembangunan ekonomi dan mulai mempersiapkan diri untuk mencapai kemajuan.

      3. Tinggal landas (The take off). Sudah terjadi perubahan yang sangat drastis dalam masyarakat.

      4. Gerakan ke arah kedewasaan (The drive to maturity). Pada tahap ini masyarakat sudah betul-betul menggunakan teknologi modern dalam memanfaatkan sumber daya yang ada. Tahap ini ditandai dengan :

        1. Struktur dan keahlian tenaga kerja yang mengalami perubahan
        2. Sifat kepemimpinan perusahaan atas dasar profesionalisme, tidak selalu dipegang oleh pemilik perusahaan
        3. Masyarakat bosan dengan berbagai kehebatan yang dihasilkan industrialisasi karena pada dasarnya industrialisasi juga mengakibatkan dampak negatif bagi kehidupan masyarakat sehingga mulai muncul berbagai kritik terhadapnya.


      5. Masa konsumsi tinggi (The high mass consumtion). Perhatian masyarakat mulai berubah kepada masalah-masalah yang berkaitan dengan konsumsi dan kesejahteraan masyarakat, tidak lagi pada masalah produksi. Pada tahap ini masyarakat memiliki tujuan sebagai berikut :

        1. Memperbesar kekuasaan untuk memajukan pengaruhnya kepada negara lain.
        2. Meningkatkan kemakmuran masyarakat dengan menciptakan pembagian pendapatan yang merata pada semua lapisan masyarakat, termasuk dalam masalah perpajakan.
        3. Mempetinggi tingkat konsumsi masyarakat di atas kebutuhan konsumsi minimal.


    9. Werner Sombart

    10. Werner Sombart membagi perkembangan perekonomian menjadi :

      1. Zaman perekonomian tertutup yang dibagi menjadi dua macam yaitu :

        1. Perekonomian desa.
        2. Perekonomian feodal dan tuan tanah.


      2. Zaman kerajinan dan pertukaran, zaman ini ditandai adanya pembagian kerja yang masing-masing mengerjakan pekerjaannya dan sifatnya masih kekeluargaan.

      3. Zaman Modalis, yang dibagi dalam :

        1. Zaman Modalis Purba,
        2. Zaman Modalis Madya,
        3. Zaman Modalis Raya, dan
        4. Zaman Modalis Akhir.


  2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik

    1. Adam Smith

    2. Dalam buku The Wealth of Nations, pertumbuhan ekonomi akan dipengaruhi oleh PDB dan pertumbuhan jumlah penduduk. PDB sendiri dipengaruhi oleh faktor ketersediaan sumber daya alam, jumlah penduduk, dan persediaan barang-barang modal.


      Proses pertumbuhan ekonomi menurut Adam Smith dibedakan menjadi dua aspek utama pertumbuhan ekonomi yaitu pertumbuhan output total dan pertumbuhan penduduk.

    3. David Ricardo

    4. David Ricardo terkenal dengan teori "the law of diminishing return", sementara Thomas Robert Malthus terkenal dengan teori "pertumbuhan penduduk". David Richardo berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi antara lain dipengaruhi oleh SDA yang terbatas, jumlah penduduk yang selalu berkembang, proses kemajuan teknologi, sektor pertanian yang dominan. Menurut Ricardo dan Malthus pertumbuhan ekonomi tidak akan terjadi secara terus-menerus dalam jangka panjang, tetapi akan mengalami stagnasi.

      Ciri-ciri perekonomian menurut Ricardo adalah :

      1. Jumlah tanah terbatas;
      2. Tenaga kerja meningkat atau menurun tergantung pada tingkat upah;
      3. Akumulasi modal terjadi jika tingkat keuntungan yang diperoleh pemilik modal berada di atas tingkat keuntungan minimal;
      4. Sepanjang waktu terjadi kemajuan teknologi; dan
      5. Dominannya sektor pertanian


  3. Teori Pertumbuhan Ekonomi Neo Klasik

    1. Robert Sollow dan Trevor Swan


    2. Pertumbuhan ekonomi antara lain dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk (SDM), akumulasi modal, dan teknologi modern. Sollow berpendapat bahwa pertumbuhan penduduk yang pesat dapat menjadi sumber daya dalam pembangunan. Dan jika dimanfaatkan dengan baik akan mampu membentuk akumulasi modal. Dan jika dikombinasikan dengan teknologi modern maka akan menghasilkan output, sehingga akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

      Menurut teori ini, pertumbuhan ekonomi tergantung pada pertambahan penyediaan faktor-faktor produksi (penduduk, tenaga kerja, akumulasi modal) dan tingkat kemajuan teknologi.

    3. Keynesian (Harrod-Domar)


    4. Teori Harrod-Domar itu merupakan perluasan dari analisis Keynes mengenai kegiatan ekonomi secara nasional dan masalah tenaga kerja. Teori ini berusaha menunjukkan syarat yang dibutuhkan agar perekonomian dapat tumbuh dan berkembang secara mantap (steady growth).

      Harrod-Domar dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi menggunakan asumsi-asumsi sebagai berikut :

      1. Pada tahap awal, perekonomian telah mencapai full employment. Tingkat kesempatan kerja dan alat-alat modal yang ada di masyarakat sudah dimanfaatkan sebelumnya.
      2. Kegiatan ekonomi terdiri dari sektor rumah tangga konsumsi dan sektor rumah tangga produksi, dan belum mengikutsertakan sektor pemerintah dan sektor perdagangan.
      3. Tabungan masyarakat bersifat proporsional dengan pendapatan nasional. Ini berarti tabungan dimulai dari titik nol.
      4. Marginal Prospensity to Save (MPS) atau kecenderungan menabung marjinal memiliki besaran yang tetap. MPS terjadi akibat adanya perubahan pendapatan.


    5. Joseph Schumpeter

    6. Menurut Schumpeter, faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi suatu negara adalah proses inovasi yang dilakukan oleh para inovator atau wiraswasta (entrepreneur).












 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]