Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Pertumbuhan Ekonomi Negara Maju dan Negara Berkembang


Perbedaan negara mau dan negara berkembang


Pembangunan berarti suatu proses pengurangan atau penghapusan kemiskinan, kepincangan distribusi pendapatan, dan pengangguran dalam rangka meningkatkan pertumbuhan perekonomian. Proses pembangunan ekonomi tersebut berbeda antara negara maju dengan negara berkembang, karena pada negara maju sudah menunjukkan adanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta kemajuan di berbagai bidang, sedangkan negara yang sedang berkembang belum dapat mencapai hal itu.

Prospek pertumbuhan ekonomi dunia tahun 2015-2017, dalam fase pemulihan ekonomi dunia semakin terasa. Perbaikan pertumbuhan ekonomi terjadi baik di negara-negara maju maupun negara-negara berkembang. Sebagian besar negara-negara maju telah meninggalkan laju pertumbuhan negatif sejak tahun 2015 dan berlanjut hingga tahun 2015-2017. Di tahun 2016 perekonomian negara maju tumbuh sebesar 0,3 persen, setelah pada tahun 2015 pertumbuhannya hanya 1,9 persen.


Prospek pertumbuhan ekonomi dunia


Perbandingan pendapatan perkapita di antara berbagai negara telah menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang besar dalam taraf kemakmuran negara maju dan negara berkembang. Sejak perang dunia kedua telah timbul kesadaran tentang pentingnya usaha mengembangkan negara negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang taraf kemakmurannya jauh lebih rendah dari negara maju.

Sesuai dengan kesadaran ini, berbagai usaha telah dijalankan untuk mempercepat pembangunan di negara negara relatif miskin. Beberapa negara yang dahulunya tergolong relatif miskin sekarang memang telah menjadi negara makmur dan tidak lama lagi akan tergolong sebagai negara yang berpendapatan tinggi. Di Asia, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan, dan Thailand digolongkan kepada negara seperti itu.

Tetapi banyak negara berkembang lain masih menghadapi masalah masalah serius dan masalah tersebut menimbulkan hambatan untuk berkembang dengan cepat. India, Pakistan, Bangladesh, dan termasuk Indonesia, misalnya masih memerlukan waktu yang lama untuk mencapai taraf negara yang berpendapatan tinggi.


Alat Pertanian Tradisional


Ahli-ahli ekonomi telah banyak membuat analisis untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat pentingnya kepada usaha mempercepat pembangunan di negara-negara tersebut. Kegiatan pertanian yang tradisional, kekurangan modal dan tenaga ahli, perkembangan penduduk yang pesat merupakan beberapa faktor penting yang menghalangi berbagai negara untuk berkembang lebih cepat.

Bentuk bentuk masalah tersebut diantaranya adalah :

  1. Pertanian Tradisional
  2. Kekurangan Dana Modal dan Modal Fiskal
  3. Peranan Tenaga Terampil dan Berpendidikan
  4. Perkembangan Penduduk Pesat
  5. Masalah Institusi, Sosial, Kebudayaan, dan Politik


Walau begitu, masih banyak negara yang belum mampu mengembangkan ekonominya. Kestabilan ekonomi dan politik merupakan syarat penting yang perlu dipenuhi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

Upaya dalam mempercepat kegiatan ekonomi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi :

  1. Kebijakan diversifikasi kegiatan ekonomi
  2. Mengembangkan infrastruktur
  3. Meningkatkan tabungan dan investasi
  4. Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat
  5. Mengembangkan intitusi yang mendorong pembangunan
  6. Merumuskan dan melaksanakan perencanaan ekonomi






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]