Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Perhimpunan Indonesia (PI) 1925

Berdirinya Perhimpunan Indonesia berawal dari didirikannya Indische Vereniging tahun 1908 di Belanda. Organisasi ini bersifat moderat (selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem) dan sebagai perkumpulan sosial mahasiswa Indonesia di Belanda untuk memperbincangkan masalah dan persoalan tanah air.

Pada awalnya Perhimpunan Indonesia merupakan organisasi sosial. Memasuki tahun 1913, dengan dibuangnya tokoh Indische Partij ke Belanda maka dibuatlah pokok pemikiran pergerakan yaitu Hindia untuk Hindia yang menjadi nafas baru. Iwa Kusumasumantri diangkat sebagai ketua, menyatakan 3 azaz pokok Indische Vereeniging yaitu :

  1. Indonesia menentukan nasibnya sendiri
  2. Kemampuan dan kekuatan sendiri
  3. Persatuan dalam menghadapi Belanda


Tahun 1925 Indische Vereeniging berubah menjadi Perhimpunan Indonesia dengan tujuannya Indonesia merdeka.

Banyak kegiatan yang dilakukan oleh aktivis Perhimpunan Indonesia di Belanda maupun di luar negeri, di antaranya ikut serta dalam kongres Liga Demokrasi Perdamaian Internasional tahun 1926 di Paris. Dalam kongres itu Mohammad Hatta dengan tegas menyatakan tuntutan akan kemerdekaan Indonesia, demikian pula pendapat-pendapat mereka banyak disampaikan ke tanah air.

Aksi-aksi yang dilakukan menyebabkan Hatta dkk. dituduh melakukan pemberontakan terhadap Belanda. Karena dituduh menghasut untuk pemberontakan terhadap Belanda maka
tahun 1927 tokoh-tokoh Perhimpunan Indonesia di antaranya
M. Hatta, Nasir Pamuncak, Abdul Majid Djojonegoro dan
Ali Sastroamijoyo ditangkap dan diadili.

Tindakan-tindakan Perhimpunan Indonesia dapat dikatakan radikal, apakah radikal itu? Radikal adalah suatu paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaruan secara keras sampai ke akarnya, mengapa mereka bertindak radikal?

Nah, sekarang coba lihatlah gambar tokoh-tokoh ini, apa pendapat Anda terhadap tindakan mereka yang radikal?


Karena status anggota Perhimpunan Indonesia sebagai mahasiswa membawa posisi mereka tanpa ikatan sosial politik tertentu dan tidak memiliki kepentingan untuk mempertahankan kedudukan, sehingga mereka tidak khawatir dalam bertindak, terang-terangan melawan pemerintah Belanda. Organisasi ini juga membuat lambang untuk Indonesia di antaranya merah putih sebagai bendera.

Semenjak berakhirnya PD I perasaan anti kolonialis dan imperialis di kalangan pimpinan dan anggota Perhimpunan Indonesia semakin menonjol, apalagi setelah ada seruan dari Presiden AS, Woodrow Wilson mengenai hak untuk menentukan nasib bangsa sendiri.

Tahun 1925 Perhimpunan Indonesia semakin tegas memasuki kancah politik, yang juga didorong kebangkitan nasionalisme di Asia-Afrika. Disamping itu, mengusahakan suatu pemerintahan untuk Indonesia, yang bertanggung jawab kepada rakyat Indonesia semata-mata, dan hal yang demikian itu hanya bisa dicapai oleh rakyat Indonesia sendiri tanpa mengharapkan bantuan siapapun dan pada prinsipnya menghindarkan perpecahan demi tercapainya tujuan.

Dengan pemikiran yang demikian tegas, wajarlah apabila Perhimpunan Indonesia menjadi satu ancaman terhadap kredibilitas pemerintah Belanda dalam menjalankan kolonialismenya di Indonesia.

Bagaimana? Sudah lelah? Tentu belum ya, mari kita lanjutkan.

Sekarang marilah kita membahas pergerakan Nasional antara tahun 1926-1939 dimulai dengan Partai Nasional Indonesia (PNI).






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]