Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Kunci Kegiatan

KEGIATAN BELAJAR 1

  1. Soal Obyektif

    1. b, Faktor politis, ekonomi, sosial dan intelektual dalam suatu taraf tertentu adalah aspek- aspek yang menjadi titik tolak pengertian nasionalisme menurut Louis Snyder.

    2. d, Perasaan senasib sepenanggungan yang dirasakan akibat penjajahan asing melahirkan nasionalisme. Hal itu yang dikemukakan oleh Otto Bauer.

    3. c, Swiss adalah sebuah negara yang warga negaranya terdiri dari berbagai bangsa yang ingin bersatu.

    4. a, Nasionalisme memiliki aspek politik yang bersifat menumbangkan kolonialisme imperialisme dan bertujuan meniadakan sistem pemerintahan kolonial dan mencapai kemerdekaan.

    5. c, Pemaksaan yang dilakukan oleh penjajah untuk mengikuti kebudayaan mereka telah menghambat kepribadian dan harga diri bangsa.

    6. a, Tidak adanya rasa persatuan dan kesatuan menjadikan setiap perlawanan bangsa Indonesia dapat ditumpas, karena Belanda mempergunakan politik adu domba.

    7. c, Karena belum memiliki rasa persatuan, jadi perjuangan yang dilakukan hanya untuk membebaskan daerahnya saja.

    8. d, Tindakan yang dilakukan pemerintah Belanda yang paling menyengsarakan rakyat adalah tanam paksa, karena Belanda bertujuan memperoleh keuntungan yang besar untuk mengisi kas negara yang kosong tanpa memikirkan rakyat.

    9. b, Keberhasilan tanam paksa membuat bangsa Belanda dapat memenuhi kas negara mereka yang kosong dan hidup bermewah-mewah di atas penderitaan rakyat Indonesia sehingga diusulkan untuk membalas budi baik rakyat Indonesia melalui politik etis.

    10. d, Nasionalisme Indonesia tidak dipengaruhi oleh adanya perlakuan yang tidak adil terhadap tentara Indonesia, karena Belanda belum membentuk tentara yang merekrut rakyat Indonesia.

    11. a, Tokoh yang digantung di depan rakyat adalah Pattimura, Tuanku Imam Bonjol dan Sentot Prawirodirjo menyerah, sedangkan Pangeran Antasari meninggal sebelum perang melawan Belanda.

    12. b, Pemerintah Belanda melaksanakan diskriminasi sosial dengan membagi masyarakat menjadi ....

      1. warga negara kelas satu untuk orang kulit putih,
      2. warga negara kelas dua menengah untuk orang kulit kuning,
      3. warga negara kelas bawah untuk orang kulit sawo matang.


    13. c, Kaum terpelajar adalah golongan yang menjadi pelopor pergerakan nasional dengan mendirikan organisasi-organisasi nasional.

    14. a, Kemenangan Jepang atas Rusia telah menghapus kepercayaan bahwa orang kulit putih tidak bisa dikalahkan oleh orang kulit berwarna.


  2. Soal Uraian

    1. Menurut Ernest Renan nasionalisme adalah sekelompok individu yang ingin bersatu dengan individu-individu lain dengan dorongan kemauan dan kebutuhan psikis.

    2. Aspek kebudayaan adalah salah satu aspek nasionalisme Asia dan Afrika yang bertujuan untuk menghidupkan kembali kebudayaan dan kepribadian serta harga diri bangsa, karena penjajah melakukan penetrasi kebudayaan.

    3. Pergerakan nasional Indonesia tumbuh akibat penderitaan rakyat yang disebabkan oleh tindakan penjajah dan didukung oleh adanya golongan terpelajar yang menjadi pelopor pergerakan nasional.

    4. Faktor Internal yang mempengaruhi lahirnya pergerakan nasional Indonesia adalah latar belakang pendidikan, diskriminasi politik sosial, ekonomi dan budaya.

    5. Faktor eksternal yang paling besar pengaruhnya terhadap nasionalisme Asia dan Afrika termasuk Indonesia adalah kemenangan Jepang atas Rusia pada perang tahun 1904-1905. Karena dengan kemenangan itu menimbulkan keadaan bahwa orang kulit berwarna dapat mengalahkan orang kulit putih.


KEGIATAN BELAJAR 2

  1. Ciri-ciri organisasi modern adalah :
    1. memiliki pengurus
    2. memiliki anggaran dasar
    3. memiliki anggaran rumah tangga
    4. memiliki ideologi



  2. Sarekat Islam adalah organisasi yang bebas, dalam arti anggota SI boleh juga menjadi anggota organisasi pergerakan yang lain yang ada pada saat itu. Keadaan yang demikian dimanfaatkan oleh Semaun yang berpaham sosialis karena ia juga menjadi anggota ISDU. Itulah sebabnya maka paham sosialis mulai menyusup ke SI, sehingga SI kemudian terpecah menjadi
    SI Putih dan SI Merah.

  3. Para pemimpin Indische Partij ditangkap dan dihukum buang ke negeri Belanda karena tulisan Suwardi Suryaningrat yang mengkritik Belanda yang akan merayakan 100 tahun kemerdekaan Belanda dari penjajahan Perancis dan aktiivitas mereka yang tidak kooperatif.

  4. Muhammadiyah lebih memusatkan perjuangan pergerakannya dalam bidang sosial pendidikan karena pada waktu itu, umat Islam dalam keadaan terbelakang tidak bersatu, karena itu menjadi lemah. Ajaran agama banyak yang menyimpang dari Al-qur'n dan Hadist. Untuk itu perlu dilakukan pelurusan dan pembaharuan. Pembaharuan itu dimulai dengan cara mengadakan perbaikan di bidang pendidikan seperti memberikan pelatihan dakwah yang benar dan mendirikan sekolah-sekolah Islam, karena melalui pendidikan Muhammadiyah berusaha menciptakan kader-kader yang mempunyai solidaritas dan nasionalisme yang tinggi.

  5. Dua faktor yang melatarbelakangi PI terjun ke kancah politik adalah :
    1. Pengaruh dari semasa presiden AS, Widow Wilson sesudah PD I mengenai hak menentukan nasib bangsa sendiri sehingga mereka (tokoh-tokoh) PI berani mencetuskan konsep Hindia bebas dari Belanda.
    2. Berita dari Indonesia tentang diasingkannya tokoh-tokoh Indische Partij.


  6. Latar belakang berdirinya PNI adalah dirasakan perlunya wadah untuk menyalurkan hasrat dan aspirasi rakyat yang tidak mungkin ditampung oleh organisasi politik yang ada pada waktu itu, karena tekanan yang dilakukan pemerintah Hindia Belanda terhadap organisasi-organisasi tersebut, terlebih setelah PKI dinyatakan sebagai partai terlarang akibat pemberontakannya pada tahun 1926-1927.

  7. Hikmah yang dapat diambil dari Sumpah Pemuda adalah :
    1. Timbulnya kesadaran akan pentingnya perasaan sebagai satu bangsa.
    2. Tumbuhnya perasaan bangsa dan mau mempergunakan bahasa Indonesia.
    3. Kesadaran pada para pemuda untuk mengutamakan tanah air dari pada daerah masing-masing.


  8. Pers nasional menjadi media informasi untuk meneruskan ide-ide nasionalisme, demokrasi yang dicetuskan oleh tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti Ir. Sukarno, Sutan Syahrir,
    Hatta dll, sehingga rakyat menyadari bahwa untuk mencapai Indonesia diperlukan persatuan.

  9. Wanita turut berperan dalam pergerakan nasional melalui organisasi-organisasi. Peran organisasi wanita dalam pergerakan nasional Indonesia melalui wadah Federasi Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI) yang dihasilkan melalui Kongres Perempuan Indonesia pada tanggal
    22-25 Desember 1928. Kemudian pada tahun 1929 PPI berubah menjadi Perserikatan Perhimpunan Istri Indonesia (PPII). Kaum wanita pada waktu itu turut memecahkan masalah pemberantasan buta huruf, nasib buruh wanita, perkawinan, hak pilih dan dipilih di badan perwakilan.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]