Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Reformasi Gereja

Pengaruh masa Renaissance tidak hanya pada bidang kesenian, kebudayaan, politik maupun ilmu pengetahuan namun juga menyebabkan sikap kritis terhadap kehidupan gereja/agama.

Bagaimanakah pengaruh gerakan Renaissance terhadap lahirnya Reformasi Gereja?

Pengaruh gerakan Renaissance berupa sikap kritis terhadap penyimpangan-penyimpangan yang dilakukan oleh pihak Gereja Katoliik pada waktu itu terutama adanya penjualan surat pengampunan dosa (disebut surat aflat). Surat pengampunan itu dijual kepada mereka yang tidak dapat ikut dalam perang salib antara abad 11-13.

Tahukah Anda yang dimaksud dengan perang salib? Perang salib adalah perang yang dilakukan oleh tentara/pasukan Eropa yang beragama Kristen dengan menggunakan tanda salib di bajunya untuk membebaskan kota Yerusalem dari kekusaan Turki Islam.

Kebiasaan penjualan Surat pengampunan dosa kemudian dilakukan untuk mengumpulkan dana bagi pembangunan geraja dan seterusnya.

Faktor lain dari munculnya Reformasi Gereja adalah keinginan untuk membebaskan diri dari kepemimpinan Paus terhadap kehidupan beragama di negara-negara Eropa. Hal ini tampak pada pertikaian antara raja Frederik II dari Prusia dengan Paus Innocencius pada abad 13, raja Phillip IV dari Perancis dengan Paus Bonifacus pada abad 14.

Dari uraian di atas mengertikah Anda apa yang dimaksud dengan gerakan reformasi?

Reformasi berasal dari kata re artinya kembali dan form artinya bentuk. Reformasi diartikan sebagai sebuah gerakan yang bertujuan untuk kembali ke bentuk ajaran agama seperti yang dicontohkan oleh Nabi Isa. A.S.


Pelopor reformasi Gereja adalah Martin Luther (1483-1546) seorang pastor dan guru besar Universitas Wittenberg di Sachsen Jerman yang gambarnya dapat anda simak di bawah ini.


Gambar 1.3. Martin Luther


Pada tahun 1517 Martin Luther mengemukakan pokok-pokok pikiran sebagai kritikan terhadap Gereja meliputi 95 dalil yang kemudian ditempel di pintu gereja Wittenberg. Pendapatnya antara lain :

  • Amal baik yang tidak keluar dari hati yang murni tidak akan diterima Tuhan.
  • Hanya orang yang percaya kepada Yesus Kristuslah yang dapat diterima Tuhan.
  • iap orang dapat langsung berhubungan dengan Tuhan tanpa perantara Gereja.
  • Tiap orang yang menyesali kesalahannya akan terlepas dari hukuman sehingga tidak diperlukan adanya surat pengampunan dosa.
  • Gereja meerupakan perkumpulan orang percaya dan Yesuslah Kepalanya sehingga kedudukan Paus selaku pimpinan agama tidak dapat diterimanya.


Selain mengutamakan ajaran di atas, pada masa pembuangannya Martin Luther juga menterjemahkan Kitab Injil dari bahasa Latin ke bahasa Jerman sehingga banyak orang dapat memahami isi kitab suci.

Reformasi Gereja juga berkembang ke negara-negera lain di Eropa misalnya tokoh Jean Calvin dari Perancis (1509-1564) yang ajarannya disebut Calvinisme banyak pengikutnya di Belanda, Inggris dan Scotlandia. Tokoh Ulrich Zwingli (1484-1531) dari Swiss serta munculnya Gereja Anglica di Inggris dipelopori oleh raja Henry VIII Tudor (1509-1547).

Setelah Anda mempelajari uraian mengenai reformasi Gereja tersebut maka berikut ini berikan penjelasan Anda terhadap beberapa masalah yang disajikan pada latihan soal dengan tepat.

Tabel 1. Munculnya Gerakan Reformasi


Untuk meyakinkan pemahaman Anda sekarang simaklah uraian berikut ini :

  1. Reformasi Gereja adalah gerakan yang bertujuan untuk kembali ke bentuk ajaran agama semula yang dicontohkan oleh Nabi Isa as.

    1. Penyimpangan terhadap ajaran agama yang semula antara lain adanya penjualan surat pengampunan dosa.
    2. Kekuasaan Paus yang terlalu dominan (di bidang politik maupun agama)


  2. Martin Luther berani memelopori kritikan terhadap kehidupan gereja katolik melalui 95 dalil yang ditempel di gereja Wittenberg serta tindakannya menterjemahkan kitab suci ke bahasa Jerman sehingga banyak orang memahami isinya.

  3. Calvin dari Prancis, Zwingli dari Swiss dan Henry VIII Tudor dari Inggris pendiri Gereja Anglican.


Bagaimana jawabanmu, apakah sudah tepat? Bagus Kini Anda telah memahami beberapa hal mengenai peristiwa-peristiwa penting di Eropa yaitu Renaissance, timbulnya negara Nasional serta reformasi Gereja.

Lanjutkanlah belajar Anda untuk memahami tentang Revolusi industri berikut ini.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]