Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Tumbuhan

Pertumbuhan pada tumbuhan biji diawali dengan pertemuan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina membentuk zigot. Zigot akan membelah menghasilkan embrio, selanjutnya embrio berkecambah, tumbuh menjadi tumbuhan kecil yang sempurna dan berlanjut tumbuh dan berkembang menjadi tumbuhan dewasa. Tumbuhan dewasa akan berbunga dan berbuah.

  1. Perkecambahan

  2. Perkecambahan merupakan proses pertumbuhan dan perkembangan embrio pada tumbuhan. Perkecambahan dimulai dengan proses penyerapan air ke dalam sel-sel pada biji, sehingga menyebabkan enzim bekerja. Enzim memecah bahan kompleks menjadi bahan sederhana yang diperlukan untuk pertumbuhan. Plumula tumbuh dan berkembang menjadi batang dan daun, sedangkan radikula tumbuh menjadi akar.

    Berdasarkan letak kotiledonnya pada saat berkecambah, ada dua tipe perkecambahan, yaitu epigeal dan hipogeal.

    • Perkecambahan epigeal
    • Pada perkecambahan ini kotiledon berada di atas tanah, contohnya pada kacang hijau.


      Gambar 1. Perkecambahan epigeal

    • Perkecambahan hipogeal
    • Pada perkecambahan ini kotiledon tetap berada di dalam tanah, contohnya pada kacang merah dan kacang tanah.


      Gambar 2. Perkecambahan hipogeal


  3. Pertumbuhan

  4. Pertumbuhan pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi :

    • Pertumbuhan primer
    • Pertumbuhan primer terjadi pada embrio, ujung akar dan ujung batang.

      Saat biji mulai berkecambah, aktivitas jaringan meristem pada embrio menyebabkan terbentuknya akar, batang dan daun. Setelah terbentuk tanaman muda, pertumbuhan selanjutnya ditentukan oleh aktivitas jaringan meristem primer yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang. Hal ini memungkinkan tumbuhan bertambah tinggi atau panjang.


      (a) (b)
      Gambar 3. Jaringan Meristem


    • Pertumbuhan sekunder
    • Pertumbuhan sekunder terjadi pada tumbuhan dikotil dan merupakan hasil aktivitas jaringan meristem sekunder yaitu kambium. Kambium berfungsi untuk membentuk xylem ke arah dalam dan floem ke arah luar. Xylem dan floem yang terbentuk akibat aktivitas kambium ini disebut xylem dan floem sekunder.

      Pertumbuhan sekunder pada batang dan akar tumbuhan dikotil tidak berlangsung merata sepanjang tahun karena dipengaruhi musim. Pada musim kemarau lapisan yang terbentuk lebih tipis dibandingkan saat musim hujan.

      Perbedaan pertumbuhan ini membentuk lingkaran-lingkaran yang disebut lingkaran tahun.

      Hal ini dapat kamu amati pada penampang melintang batang, terdapat lingkaran tahun sebagai pertanda pertumbuhan sekunder secara periodik. Akibat pertumbuhan sekunder, kulit batang menjadi rusak dan pecah-pecah. Untuk mengatasinya di sebelah dalam jaringan kulit terbentuk kambium gabus yang berfungsi membentuk feloderm (sel-sel hidup) ke arah dalam dan felem (sel mati) ke arah luar sehingga dapat melindungi jaringan di sebelah dalamnya.


      Gambar 4. Lingkaran tahun.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]