Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Dakwah Nabi di Madinah

  1. Membangun masjid


  2. Langkah pertama yang dilakukan Nabi Muhammad Saw. setibanya di Madinah adalah membangun masjid, yang dikenal dengan Masjid Nabawi. Lokasi masjid ini semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin ‘Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah SAW untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman.

    Masjid yang dibangun tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah sholat, juga dipergunakan sebagai pusat kegiatan pendidikan dan pengajaran keagamaan, menyelesaikan berbagai perkara yang muncul di masyarakat, musyawarah, pertemuan-pertemuan dan lain sebagainya. Dengan demikian, masjid juga berfungsi sebagai pusat kegiatan social dan pemerintahan saat itu.

  3. Mempersaudarakan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar

  4. Muhajirin adalah orang yang hijrah dari Mekah ke Madinah, sedangkan Anshar adalah orang Madinah yang menyambut kedatangan kaum Muhajirin. Setiap orang Anshar mengakui orang Muhajirin sebagai saudaranya sendiri. Mereka mempersilakan saudaranya tinggal di rumah dan memanfaatkan segala fasilitas yang ada di rumah tersebut.


    Di Madinah Rasulullah mempersaudarakan antara orang-orang Muhajirin dengan Anshar. Setiap orang Anshar mengakui orang Muhajirin sebagai saudaranya sendiri. Di antara para sahabat yang dipersaudarakan adalah :


  5. Membuat Piagam Madinah sebagai Strategi Dakwah

  6. Madinah adalah daerah yang dihuni oleh masyarakat yang mempunyai berbagai macam latar belakang yang berbeda. Tidak adanya perbedaan agama, tapi juga suku, budaya, dan kabilah. Satu sama lain, seringkali terlibat dalam konflik dan pertikaian yang panjang dan turun-temurun. Semua kelompok bersikap fanatik terhadap golongannya masing-masing. Tidak ada satu kekuatan kelompok yang mampu mempersatukan mereka. Inilah problem yang diatasi oleh Nabi Muhammad Saw ketika di Madinah. Agar terjadi hubungan yang harmonis, saling menghormati, toleransi, dan menjaga lingkungan di Madinah, maka Rasulullah Muhammad Saw membuat kesepakatan bersama untuk menyatukan mereka dengan semangat nasionalisme atas nama penduduk Madinah. Kesepakatan tersebut melahirkan peraturan-peraturan yang disebut sebagai Piagam Madinah.

    PIAGAM MADINAH






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]