Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Sistem Pemerintahan Yunani

Yunani tidak pernah memiliki sistem pemerintahan sentralisasi karena tiap-tiap polis mengembangkan sistem pemerintahan masing-masing.

Pada uraian berikut ini Anda dapat mempelajari sistem pemerintahan dari dua polis yang terkemuka di Yunani yaitu Sparta dan Athena dengan konstitusi yang berbeda.

Bila anda mempelajari peradaban Yunani sebenarnya anda mempelajari peradaban dari polis Athena.

  1. Sparta
  2. Konstitusi Sparta membagi masyarakat menjadi 3 golongan yaitu :

    1. “Citizens” atau orang-orang Sparta yang jumlahnya antara 5-10% dari seluruh penduduk. Mereka terdiri dari para penguasa dan tentara.
    2. Kaum Helot: merupakan sebagian besar dari penduduk yang bekerja sebagai tani, buruh tani dan pelayan dari orang-orang sparta.
    3. Peiroikoi yaitu yang tinggal di pinggiran kota, hidup sebagai petani, pedagang dan bekerja di pertambangan mereka menyukai kebebasan pribadi.


    “Citizens” atau orang-orang Sparta merupakan keturunan dari para penakluk (Suku bangsa Doria) yang datang dari arah utara menuju Peloponesos. Mereka menduduki dataran rendah Laconia yang paling subur serta mendesak penduduk aslinya menjadi kaum Helot dan Perioikoi.

    Untuk menjaga kemungkinan timbulnya pemberontakan baik dari dalam maupun dari luar, penguasa pemerintahan Sparta selalu siaga dan meningkatkan ketangguhan militernya terutama pada masa pemerintahan Lycurgus sekitar tahun
    625 SM.

    Sistem pemerintahan Sparta yang militeristis tersebut mengutamakan latihan kemiliteran dan disiplin yang keras bagi masyarakat. Anak yang baru lahir menjalani pemeriksaan fisik di depan Ephor. Bayi yang cacat atau tidak sehat dibuang di gua-gua atau di gunung-gunung dan dibiarkan mati atau agar di pungut oleh orang-orang Helot. Orang tua membesarkan anak laki-lakinya sampai usia 7 tahun. Sesudah itu mereka dimasukkan ke sekolah militer yang diselenggarakan oleh negara. Mereka dididik sebagai tentara yang tangguh.

    Pada usia 20 tahun mereka diijinkan menikah namun harus menetap di barak/asmara tentara sampai usia 30 tahun untuk mengabdikan sepenuh hidupnya sebagai tentara. Tugas sebagai tentara baru berakhir sampai usia 60 tahun. Pada usia 30 tahun mereka menjadi warga negara yang memiliki hak memilih. Dengan langkah tersebut Sparta menjadi polis terkuat di jazirah Peloponesos.

    Pemerintahan Sparta dijalankan oleh 2 orang raja yang absolut dan turun temurun. Selain Raja, ada jabatan ephor selaku penasehat yang berjumlah 5 orang. Lembaga yang lain beranggotakan hanya 28 orang yang berusia 60 tahun atau lebih, disebut Gereousia.

    Gereousia memiliki hak veto terhadap undang-undang yang diajukan oleh DPR. Siapakah anggota DPR itu ?

    Anggota DPR adalah semua laki-laki warga kota Sparta yang berusia 30 tahun atau lebih, mereka bersidang setiap bulan purnama.


    Sampai disini uraian mengenai sistem pemerintahan Sparta.
    Untuk mengukur pemahaman Anda, kerjakanlah tugas dibawah ini. Silahkan Anda menuliskan jawaban baru kemudian mencocokkan jawaban tersebut dengan kunci jawaban di bawahnya.

    Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas :

    1. Jelaskan perbedaan profesi/pekerjaan dari orang-orang Sparta (Citizens) dengan kaum Helot.
    2. Jawab: ....
    3. Jelaskan perbedaan keanggotaan DPR di Sparta dengan Indonesia.
    4. Jawab: ....
    5. Mengapa demokrasi langsung sulit dilaksanakan sekarang?
    6. Jawab: ....


    Jawaban Latihan

      • Citizens : sebagai penguasa atau tentara.
      • Kaum Helot : tani, buruh tani dan pelayan Citizens.


      • Perbedaan keanggotaan DPR Sparta dengan Indonesia : DPR Sparta beranggotakan semua laki-laki warga Sparta yang suaranya mewakil pribadi di forum DPR.
      • Sedangkan keanggotaan DPR di Indonesia : wakil-wakil yang dipilih oleh rakyat melalui fraksi-fraksi yang ada di DPR yang memegang jabatan selama kurun waktu 5 tahun.


    1. Demokrasi langsung tidak mungkin dilaksanakan pada jaman sekarang karena jumlah penduduk yang sangat besar mencapai ratusan juta jiwa menyulitkan untuk bersidang secara langsung.


  3. Athena
  4. Kehidupan di Athena berbeda dengan di Sparta. Jika warga Sparta mempunyai kewajiban untuk tugas-tugas pemerintahan dan pertahanan negara maka warga Athena dalam suasana demokrasi memiliki kemerdekaan berpikir, berpendapat serta maju dalam bidang politik, ekonomi, seni batik, seni pahat, seni bangunan maupun seni sastra.

    Athena mengalami evolusi pemerintahan yang sempurna. Semula golongan aristokrat (bangsawan) mengesyahkan kekuasaan oligarkhi (pemerintahan di tangan sekelompok orang). Kemudian beralih ke sistem pemerintahan tirany (pemegang kekuasaan di tangan satu orang yang berkuasa penuh) kemudian berubah lagi menjadi sistem demokrasi.

    Apakah arti demokrasi ?


    Pemerintahan demokrasi di Athena mencapai puncak kejayaan pada masa Perikles (462 - 429 SM).

    Beberapa negarawan dan pendekar hukum sebelum Perikles antara lain Drako (621 SM), Solon (594 SM), Kleistenes
    (508 SM).

    Sistem pemerintahan di Athena mengenal beberapa lembaga antara lain :

    1. Archon yaitu pelaksana pemerintahan berjumlah 9 orang.

    2. Areopagos yaitu dewan yang mengawasi pelaksanaan pemerintahan Archon, sekaligus merangkap sebagai mahkamah agung. Anggotanya adalah mantan para archon.

    3. Boule semacam DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) yang memiliki tugas :
      1. menetapkan archon.
      2. meminta pertanggungjawaban archon.
      3. menghukum archon.


    4. Dalam bidang pertahanan dan keamanan dipegang oleh 10 orang ahli siasat perang yang menguasai angkatan darat dan angkatan laut.


    Untuk menjaga kehidupan yang demokratis maka ada kebiasaan untuk mengasingkan atau mengucilkan seorang penguasa yang pada suatu tahap dalam pemerintahannya telah dicurigai berusaha menjadi penguasa mutlak yang dapat membahayakan negara. Tindakan pengucilan itu disebut ostrakisme. Istilah ostrakisme berasal dari kata ostrakon yaitu pecahan pot dari tanah liat.

    Perhatikan gambar ostrakon di bawah ini !


    Gambar 5.3. Tanda Ostrakisme


    Setiap penduduk dapat menuliskan nama tokoh yang dianggap berbahaya pada Ostrakon. Jika terdapat nama seseorang dalam jumlah tertentu tertulis dalam Ostrakon maka ia akan diasingkan. Hasil penggalian di Athena pernah ditemukan tidak kurang dari 1000 Ostrakon yang tertulis antara lain nama Perikles.

    Kalau demikian, apakah manfaat Ostrakon tersebut? Ostrakon bermanfaat mengingatkan kita untuk selalu menjaga keseimbangan antara ambisi pribadi dengan kepentingan negara.


Setelah Anda mempelajari sistem pemerintahan Sparta dan Athena maka tuliskan kesimpulan Anda mengenai sistem pemerintahan di dua polis tersebut pada titik-titik di bawah ini.

....................................................................................................
....................................................................................................


Anda telah selesai mempelajari sistem pemerintahan Yunani, tentu masih banyak hal yang ingin Anda ketahui misalnya tentang kepercayaan bangsa Yunani. Untuk lebih jelasnya bacalah uraian berikut ini.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]