Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Peninggalan Budaya Romawi

  1. Seni Bangunan
  2. Bangsa Romawi memiliki keahlian yang tinggi dalam bidang seni bangunan. Mereka telah menemukan sistem beton sehingga bangunan-bangunan mereka bertahan beberapa abad dan dapat ditemukan bekas-bekasnya sekarang. Peninggalan bangunan-bangunan Romawi itu antara lain :

    • Puluhan kuil yang bertebaran di kota Roma.
    • Pantheon yaitu rumah dewa bagi bangsa Romawi.
    • Limes yaitu tembok pertahanan yang panjangnya puluhan kilometer, lebar 2,5 m dan tingginya 6 m.
    • Amphiteater dan Colloseum yaitu bangunan berbentuk stadion yang dapat menampung ratusan ribu penonton. Bangunan itu berfungsi sebagai tempat untuk pertunjukan hiburan.


    Perhatikan gambar di bawah ini.


    Gambar 5.20. Collosium, tempat pertunjukan gladiator


    Masyarakat Romawi umumnya menyenangi hiburan. Pertunjukan yang diadakan di Collosium antara lain Chairot yaitu kereta perang yang ditarik oleh beberapa ekor kuda. Gladiator yaitu perkelahian antara manusia dengan manusia atau manusia dengan binatang buas :

    • Circus Maximus untuk pertunjukan hiburan sirkus.
    • Forum Romanum yaitu gedung pemerintahan.
    • Cloaca Maxima adalah saluran pengairan untuk menyalurkan kelebihan air hujan yang hingga sekarang terpelihara dengan baik.
    • Aquaduk yaitu bangunan saluran air bersih. Bangunan fisik yang dibangun oleh Romawi memiliki multi fungsi contoh: jalan raya di atas untuk mempercepat gerakan tentara dari pusat ke daerah sedangkan di bawahnya untuk keperluan irigasi. Salah satu jalan raya yang kuat yaitu Via Apia yang masih terpelihara hingga sekarang.



    Gambar 5.21. Aquaduk, Bangunan Saluran Air


  3. Seni Sastra
  4. Pada awalnya perkembangan karya sastra Romawi mendapat pengaruh yang kuat dari Yunani namun berangsur-angsur karya mereka menampakkan ciri khas Romawi.

    Selain penulisan buku Aeneis karangan Vergelius dan karya Yulius Caesar berjudul De Bello Gallica masih banyak karya sastra yang dihasilkan oleh para pujangga Romawi kuno, antara lain :

    • Horatius dengan karyanya berjudul Oda
    • Livius, seorang sejarahwan yang menulis buku berjudul Magnum Opus
    • Lucretuis, seorang filsuf dan penyair yang mengembangkan ajaran filsuf Yunani terkenal yaitu Epi Curuc. Karyanya berjudul Hukum Alam ditulis dalam bentuk puisi yang mengupas materi itu terdiri dari atom.
    • Ovidius menghasilkan karya sastra berjudul Metamorphoses.
    • Cicero yang ahli pidato corator dan memperoleh gelar “Bapak Prosa Latin”.
    • Quintilianus, seorang orator terkenal dan guru retotika. Karya utamanya berjudul Institutio Oratorio menjadi buku pelajaran baku pidato Latin.
    • Seneca seorang penulis dan pengacara, hasil karyanya disebut Dialog. Ia adalah guru kaisar Nero.


    Demikian uraian mengenai seni sastra. Apakah Anda tertarik untuk mempelajari lebih jauh mengenai karya sastra para pujangga Romawi? Jika ya, pinjamlah di perpustakaan sekolah penyenggara, mungkin ada buku-buku yang Anda inginkan. Peninggalan budaya selanjutnya yang dapat Anda pelajari adalah ilmu pengetahuan.

  5. Ilmu Pengetahuan
  6. Dalam bidang ilmu pengetahuan bangsa Romawi meneruskan pengetahuan yang telah berkembang pada jaman Yunani kuno. Di antara para ilmuwan Romawi antara lain Galen, ahli dalam bidang obat-obatan, anatomi, dan fisiologi. Lucretius yang mengikuti jejak Epicurus dan berpendapat materi itu terdiri dari atom.


    Gambar 5.22.
    Rodus kedokteran


    Gambar 5.23.
    Alat-alat bedah


    Bangsa Romawi lebih menekankan segi kepraktisan, bukan teori semata. Sumbangan bangsa Romawi di bidang kedokteran dan obat-obatan sangat besar bagi dunia sekarang. Mereka telah menggunakan radas kedokteran seperti pada gambar di atas. Radas kedokteran tersebut ditemukan di Pompei, salah satu di antara 200 perkakas kedokteran untuk memeriksa bagian dalam ibu yang mengandung. Radas yang disebut spekulum ini menyerupai radas yang digunakan jaman sekarang.

    Pada gambar 5.23 di atas adalah alat-alat bedah antara lain jepitan (Tweezer). Para dokter berhasil melakukan operasi gondok, amandel, dan batu ginjal. Para dokter berhasil menolong kelahiran seorang bayi yang tidak dapat dilahirkan secara normal yang disebut operasi caesar (disebut demikian karena pertama kali untuk melahirkan Yulius Caesar).

    Banyak istilah-istilah kedokteran sekarang yang menggunakan bahasa Latin.

    Pendidikan sangat diperhatikan yang mengajarkan tentang hukum, bahasa, pengetahuan obat-obatan, berpidato, patriotisme dan pendidikan jasmani sehingga lahirlah istilah “mensana in corporesano”. Tahukah Anda, apa arti ungkapan tersebut?

    Majunya peradaban Romawi juga dibuktikan melalui tata pemerintahan yang teratur, militer yang tangguh dan hukum yang mantap seperti yang dapat Anda pelajari berikut ini.

  7. Pemerintahan, Militer dan Hukum
  8. Tata pemerintahan Romawi tersusun rapi yang dijalankan dengan beberapa sendi sebagai berikut :

    • Pemerintahan sentralisasi, berpusat pada kaisar.
    • Pelaksanaan ketertiban dan keamanan secara ketat.
    • Komunikasi antara pemerintah pusat dengan daerah terpelihara dengan baik didukung oleh sarana dan prasarana yang baik.
    • Hirarki dimulai di imperium-pretectur-dioceses-propinsi.
    • Untuk mempertahankan kekuasaan atas wilayah yang sangat luas ditempuh siasat devide et impera yang kemudian banyak ditiru oleh bangsa-bangsa modern yang melakukan penjajahan contohnya Belanda di Indonesia.


    Bangsa Romawi mampu mengorganisir kekuatan militernya dengan rapi. Istilah-istilah yang digunakan itu masih dikenal dalam dunia militer hingga sekarang misalnya legiun, devisi, kavaleri, infantri dan lain-lain.

    Semangat bela negara yang disebut patria protesta ditanamkan sedini mungkin terhadap warga negaranya. Istilah tersebut berkembang menjadi kata patriot yang Anda kenal di Indonesia.

    Di bidang hukum bangsa Romawi memberikan sumbangan yang besar dalam menegakkan keadilan. Konsep bahwa semua orang sama di depan hukum serta adanya asas praduga tak bersalah telah dikembangkan pada hukum Romawi kuno.

    Hukum Romawi adil dan manusiawi. Hukum Romawi berkembang melalui proses sejarah yang panjang sejak pertengahan abad 5 SM sampai lahirnya kitab hukum masa kaisar Yustinianus abad 6 masehi.

    Kaisar Yustinianus mengkodifikasikan (membukukan) hukum-hukum Romawi dari kaisar-kaisar yang memerintah sebelumnya. Kodifikasi hukum itu disebut Corpus Yuris atau Codex Yustinianus. Codex berisi kumpulan hukum dasar atau konstitusi sejak jaman Theodosius. Selain Codex ada Pandect yaitu kumpulan pendapat para ahli hukum.

    Codex Yustinianus dijadikan dasar penyusunan Codex Napoleon yang dikembangkan lebih lanjut menjadi hukum modern hingga sekarang.


Sampai di sini uraian tentang peninggalan budaya Romawi. Apakah Anda sudah paham? Bagaimana kesan Anda mengenai peradaban Romawi? Apakah kemajuan peradaban Romawi dapat disetarakan dengan Yunani? Cobalah tuliskan pemahaman Anda dengan menjelaskan kembali pengertian-pengertian di bawah ini.

  1. Kehebatan bangsa Romawi dibandingkan dengan Yunani dalam seni bangunan adalah ....
  2. Peninggalan bangunan keagamaan yang memiliki kesamaan fungsi untuk pemujaan di Yunani adalah .... Romawi ....
  3. Tembok pertahanan atau Limes memiliki kesamaan fungsi dengan bangunan serupa di negara ....
  4. Colloseum adalah ....
  5. Wiracarita Aeneas karya Vergelius dapat disetarakan dengan karya besar jaman Yunani berjudul .... karangan ....
  6. Lucretius dapat disetarakan dengan Democritus dari Yunani, keduanya mendalami tentang ....
  7. Militerisme di Romawi menyerupai kehidupan militer di Yunani terutama Polis ....
  8. Negarawan Yunani dan Romawi yang mengembangkan hukum adalah ....


Tidak sulit bukan? Kini cocokkan jawaban Anda dengan keterangan berikut ini :

  1. Sistem beton
  2. Yunani: kuil Partenon, Romawi: Pantheon
  3. Cina
  4. Bangunan seperti stadion untuk berbagai pertunjukan dan hiburan misalnya: Gladiator, perkelahian singa dengan manusia dan lain-lain.
  5. Illiad dan Odyssal karangan Homerus.
  6. Atom
  7. Sparta
  8. Yunani: Solon dan Perikles, Romawi : Yustinianus


Sudah cocokkah jawaban Anda dengan keterangan di atas? Jika belum, Anda perlu membuka kembali bagian yang mungkin sulit agar segera dapat dipecahkan. Cobalah sekali lagi .

Selamat, Anda telah menyelesaikan belajar pada kegiatan 2 yaitu peradaban Yunani kuno dengan baik. Untuk mengukur pemahaman Anda terhadap materi pelajaran ini, kerjakanlah latihan soal berikut dengan teliti. Seyogyanya Anda tidak melihat kunci jawabanya sebelum Anda mengerjakan hingga selesai.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]