Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Tata Kota Pusat Peradaban Lembah Sungai Indus

Untuk mempelajari peradaban lembah sungai Indus mungkin Anda mengalami kendala karena belum pernah berkunjung dan menyaksikan sendiri lokasi tersebut. Jangan khawatir, gambar peta yang disajikan di bawah ini. Akan membantu memperjelas pemahaman Anda.

Jazirah India terletak di Asia Selatan. India juga disebut anak benua Asia karena letaknya seolah-olah terpisah dari daratan Asia. Di Utara India terdapat pegunungan Himalaya yang menjulang tinggi. Pegunungan Himalaya menjadi pemisah antara India dan daerah lain di Asia. Di bagian Barat pegunungan Himalaya terdapat celah yang disebut Celah Khaibar.


Melalui Celah Khaibar bangsa India berhubungan dengan daerah-daerah lain di Utaranya. Daerah lembah sungai Indus terletak di Barat Laut India. Sungai Indus berasal dari mata air di Tibet, mengalir melalui pegunungan Himalaya. Setelah menyatu dengan beberapa aliran sungai yang lain akhirnya bermuara ke Laut Arab. Panjang sungai Indus kurang lebih 2900 kilometer. Apabila Anda memperhatikan sungai Indus pada peta dewasa ini maka sungai tersebut mengaliri tiga wilayah yaitu Kashmir, India dan Pakistan.

Daerah lembah sungai yang subur tersebut layak dihuni sehingga memungkinkan tumbuhnya kehidupan masyarakat yang menghasilkan peradaban yang cukup tinggi. Siapakah pendukung dari peradaban lembah sungai Indus yang lahir pada tahun 2500 SM tersebut ? Sisa peradaban lembah sungai Indus ditemukan peninggalannya di dua kota yaitu Mohenjo Daro dan Harappa. Penghuninya dikenal dengan suku bangsa Dranida dengan ciri-ciri tubuh pendek, hidung pesek, rambut keriting hitam dan kulit berwarna hitam.

Penggalian dan penelitian mengenai reruntuhan ke dua kota tersebut telah dilakukan oleh R.P. Banerji dan Sir John Marshall tahun 1920 an yang diteruskan pada tahun 1932 dan 1942. Berkat kerja keras para ahli tersebut Anda dapat mempelajari peradaban lembah sungai Indus seperti uraian berikut ini.




Langkah selanjutnya cocokkan jawaban Anda dengan uraian di bawah ini.

Kota Mohenjo Daro dibangun dengan perencanaan kota yang teratur, memenuhi persyaratan kesehatan dan keindahan. Bangunan kota terbuat dari batu bata dengan pagar serta benteng yang tinggi dan tebal mengelilinginya.

  • Rumah-rumah dibangun di tepi jalan raya. Semua pintu rumah menghadap ke jalan raya.
  • Jalan-jalan di kota teratur dan lurus. Lebar jalan 10 meter dan dibuat semacam trotoar sekitar 0,5 meter.
  • Wilayah kota dibagi menjadi blok-blok berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang. Blok-blok terbagi menjadi lorong-lorong yang saling memotong sehingga udara leluasa bertiup.
  • Adanya saluran air yang mengalir di bawah jalan dan langsung menuju ke sungai.
  • Kamar-kamar di rumah penduduk dilengkapi jendela yang lebar sehingga sirkulasi udara lancar.
  • Saluran pembuangan limbah dari kamar mandi dan jamban dihubungkan langsung dengan jaringan saluran umum.
  • Bangunan yang terdapat di dalam benteng bermacam-macam yaitu; kolam pemandian umum dilengkapi pipa-pipa air, gudang gandum, tempat bermusyawarah dan tempat pemujaan. Selain itu ada tempat peleburan logam dan tempat menenun kain.



Jawaban Anda tentang tata kota Mohenjo Daro sebaiknya mengandung unsur-unsur :

  1. Tata bangunan yang rapi; rumah menghadap jalan.
  2. Jalan dan trotoar.
  3. Pembagian kota menjadi blok-blok.
  4. Kamar-kamar berjendela, pembuangan limbah melalui saluran / pipa-pipa.
  5. Adanya fasilitas umum; kolam pemandian, tempat bermusyawarah dsb.


Apakah jawaban Anda sudah tepat? Bagus, kemudian Anda dapat melanjutkan belajar mengenai kehidupan masyarakat lembah sungai Indus melalui uraian selanjutnya.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]