Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Masalahan Pembanguan Ekonomi Indonesia

Pada materi 3 ini kamu akan mempelajari tentang masalah pembangunan ekonomi di Indonesia.

Jika ditelusuri lebih jauh, ada beberapa masalah pembangunan ekonomi Indonesia, antara lain sebagai berikut :

  1. Kemiskinan dan keterbelakangan

  2. Kemiskinan dan keterbelakangan merupakan masalah yang umum terjadi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Kemiskinan, kebodohan, dan keterbelakangan adalah mata rantai yang sulit diputus (memiliki keterkaitan yang kuat). Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), keluarga-keluarga miskin umumnya bertempat tinggal di kantong-kantong pemukiman atau daerah yang kecil kemungkinannya disentuh oleh kebijaksanaan, ditambah mayoritas mereka berpendidikan rendah. Akibatnya adalah lahirnya generasi bodoh dan terbelakang.


    Foto kawasan pemukiman kumuh


  3. Pengangguran

  4. Pengangguran merupakan masalah utama yang banyak dihadapi oleh negara berkembang termasuk Indonesia, pada umumnya hal tersebut berkaitan erat dengan ketidakseimbangan antara laju pertumbuhan penduduk, pertumbuhan angkatan kerja, dan perluasan kesempatan kerja. Upaya mengatasi pengangguran tidak hanya mempunyai arti ekonomis, tetapi juga mempunyai arti kemanusiaan, yaitu menumbuhkan harga diri. Pembangunan tenaga kerja mempunyai arti strategis dalam pencapaian sasaran pembangunan nasional. Oleh karena itu, dalam setiap perencanaan pembangunan harus mempertimbangkan aspek penciptaan lapangan kerja.


    Foto antrian para pencari kerja di sebuah bursa kerja


  5. Ketimpangan hasil pembangunan

  6. Pendapatan nasional dan pendapatan per kapita yang tinggi tidak menjamin kemakmuran masyarakat apabila pendapatan tersebut dikuasai dan dinikmati oleh segelintir orang atau golongan tertentu saja.


    Pembangunan di kota ..................Pembangunan di desa


Ada beberapa persoalan yang berkaitan dengan ketimpangan hasil pembangunan. Ketimpangan tersebut mencakup beberapa hal sebagai berikut :

  1. Ketidakmerataan pendapatan nasional

  2. Menurut kriteria Bank Dunia, porsi pendapatan nasional dinikmati oleh tiga golongan masyarakat yaitu golongan berpendapatan tinggi sebanyak 20% dari jumlah penduduk, golongan pendapatan menengah sebanyak 40% dari jumlah penduduk, dan golongan berpendapatan rendah sebanyak 40% dari jumlah penduduk.

  3. Ketidakmerataan pendapatan spasial

  4. Ketidakmerataan spasial terjadi antara penduduk yang tinggal di daerah pedesaan dengan penduduk yang tinggal di daerah perkotaan. Di Indonesia, pembagian pendapatan relatif lebih merata di daerah pedesaan dibandingkan dengan daerah perkotaan.

  5. Ketidakmerataan pendapatan regional

  6. Ketidakmerataan pendapatan antar wilayah khususnya terjadi antara wilayah Jawa dengan luar Jawa. Secara umum, distribusi pendapatan di kalangan lapisan-lapisan masyarakat di luar Jawa lebih baik daripada di Jawa.

  7. Kesenjangan sosial

  8. Kesenjangan sosial terjadi antara orang-orang desa dengan orang-orang kota dan juga kesenjangan antar daerah. Indeks mutu hidup orang-orang kota jauh lebih baik dibandingkan penduduk yang tinggal di desa.


Untuk mengetahui distribusi pendapatan masyarakat dapat menggunakan kurva Lorenz dan Indeks Gini.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]