Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pendahuluan

Bencana kekeringan yang sering melanda akhir-akhir ini banyak membawa dampak terhadap berbagai aspek dalam kehidupan, seperti tersendatnya pasokan air irigasi untuk sektor pertanian, terganggunya produksi listrik ataupun dampak sosial secara lebih luas seperti terbatasnya ketersediaan air untuk kebutuhan hidup sehari-hari di masyarakat.

Pemerintah kerap kali mengadakan operasi hujan buatan sebagai upaya untuk mengisi waduk-waduk strategis yang berfungsi sebagai penyimpan air. Operasi hujan buatan dilakukan untuk meningkatkan efisiensi curah hujan dengan cara mempercepat turunnya hujan, menambah durasi hujan dan menambah area presipitasi di sekitar lokasi waduk dengan cara melakukan penyemaian awan (cloud seeding) terhadap awan-awan yang melintas di atas daerah target, dengan demikian volume air yang tersimpan dalam waduk dapat dioptimalkan sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan fungsinya.

Yang akan kita bahas berikut ini adalah khusus untuk operasi hujan buatan yang biasa dilakukan di Indonesia, yaitu metoda penyemaian awan yang menggunakan wahana pesawat terbang dan menggunakan bahan semai garam (NaCl) dalam bentuk serbuk yang berukuran sangat halus. Apa saja sarana pendukung yang diperlukan, siapa saja personil pendukung yang terlibat, persiapan apa saja yang dilakukan sebelum kegiatan penerbangan, serta apa dan bagaimana proses eksekusi penyemaian awan akan diuraikan lebih lanjut pada halaman-halaman berikut setelah ini.



Pustekkom Depdiknas 2007





 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]