Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Menulis Petunjuk dengan Bahasa yang Efektif


Perhatikan kedua contoh di bawah ini!


  1. Menyusun Petunjuk dengan Sajian Bahasa yang Efektif

  2. Kalimat dalam petunjuk haruslah efektif agar apa yang disampaikan tepat dan tidak salah pengertian. Kalimat efektif dalam petunjuk dapat menuntun calon pemakai/pembuat/pengguna suatu barang atau produk untuk bisa mengikuti langkah-langkah dalam petunjuk tersebut. Nah, coba perhatikan langkah-langkah menulis petunjuk berikut ini.

    1. Tentukan terlebih dahulu petunjuk apa yang hendak diinformasikan, apakah petunjuk memakai sesuatu, membuat sesuatu, atau melakukan sesuatu. Ketiga kegiatan tersebut pasti berbeda pada langkah-langkahnya. Sebelum materi ini, pasti kamu sudah mengetahui contoh macam-macam petunjuk, kan?

    2. Setelah menentukan petunjuk apa yang akan di informasikan, kamu harus memahami semua hal yang berhubungan dengan apa yang hendak diinformasikan. Oleh karena itu, orang yang akan menulis petunjuk tersebut adalah orang yang pernah mengalami, mempraktikkan, atau melihat langsung suatu hal yang akan diinformasikan. Tulislah petunjuk secara berurutan dan sistematis.

    3. Lengkapilah setiap tahapan dengan keterangan dan rambu-rambu yang jelas. Lebih bagus dan menarik lagi apabila ditambah dengan gambar, denah, bagan, atau grafik jika diperlukan.

    Tulislah petunjuk dengan menggunakan bahasa yang singkat dan informatif, tidak menyesatkan, dan langsung menuju kepada hal-hal yang akan dilakukan. Gunakan bahasa yang lugas. Selain itu, hindari kata-kata atau istilah yang sulit dipahami. Sebaiknya gunakan kata kunci yang biasa digunakan antara lain dalam sebuah petunjuk, seperti ambil, langkah pertama, selanjutnya, kemudian, sesudah itu, dan tahap terakhir.

  3. Memperbaiki Kalimat Petunjuk yang Tidak Efektif

  4. Menulis sebuah petunjuk tentu berbeda dengan menulis jenis karangan lain. Pada materi sebelumnya, kamu telah mengetahui bahwa sebuah petunjuk ditulis dengan karangan eksposisi. Karangan eksposisi berbeda dengan karangan deskripsi.
    Perhatikan contoh petunjuk melakukan sesuatu di bawah ini!
    Ada beberapa cara yang harus dilakukan ketika kita memberikan pertolongan pertama pada orang yang terkena gigitan anjing, yaitu:

    1. Sesaat setelah orang itu digigit oleh anjing, terlebih dahulu bersihkanlah luka bekas gigitan tersebut dengan air atau kapas yang telah dibasahi dengan air.

    2. Setelah dibersihkan dengan air atau kapas, luka bekas gigitan tersebut diberi obat antiseptik (obat merah) agar bagian tubuh yang terluka  tidak terinfeksi kuman.

    3. Jika sudah diberi obat antiseptik, luka tersebut  harus diberi  pembalut atau ditutupi dengan kain kassa  agar luka tersebut tidak kemasukan kuman.

    4. Jika pertolongan pertama tersebut telah dilakukan, selanjutnya penderita sebaiknya dibawa ke dokter untuk diberi perawatan dan pengobatan yang lebih  intensif.

Kekurangan petunjuk di atas adalah bahasa yang digunakan tidak singkat dan tidak langsung kepada hal-hal yang perlu dilakukan.

Perbaikan petunjuk di atas adalah:

Petunjuk pertolongan pertama pada orang yang terkena gigitan anjing:



  1. Bersihkan luka dengan air atau kapas yang dibasahi.
  2. Berilah antiseptik agar luka tidak terinfeksi.
  3. Balutlah dengan kain kassa agar tidak kemasukan kuman.
  4. Bawalah penderita ke dokter terdekat.





 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]