Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Meresensi Buku


Dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengulas sesuatu. Misalnya mengulas berita yang dimuat pada surat kabar atau media elektronik.
Secara leksikal mengulas mengandung arti :

  1. Menyambung,
  2. Menolong, membantu,
  3. Menambahkan hal yang kurang, dan
  4. Menguraikan atau mengupas sesuatu peristiwa, mengupas, memberi komentar.


Ulasan dapat berarti komentar, kupasan atau tafsiran.

Materi kali ini akan membahas tentang resensi buku. Kamu dapat membaca hasil resensi buku yang dimuat dalam surat kabar dan majalah. Biasanya, resensi dimuat pada surat kabar yang terbit pada hari Sabtu atau Minggu.

Kamu sudah sering membaca resensi buku cerita, novel, atau buku populer pada surat kabar atau majalah? Dengan membaca resensi sebuah buku tentu kamu menjadi lebih memahami isi buku tersebut. Setelah memahami tentu Kamu akan mempertimbangkan apakah akan membeli buku tersebut atau tidak.

Apa yang dimaksud dengan resensi?
Pertimbangan atau perbincangan terhadap suatu buku. Perbincangan yang dimaksud adalah tulisan yang dimuat di dalam surat kabar atau majalah yang berisi penilaian tentang kelebihan dan kelemahan sebuah buku, menarik atau tidaknya tema isi buku, kritikan, dan dorongan khalayak tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca, dimiliki atau dibeli.

Apa tujuan melakukan resensi? Resensi dilakukan untuk menginformasikan tentang :

  1. Kelayakan atau tidak buku tersebut untuk dibaca.
  2. Rekomendasi kepada pembaca untuk: membaca buku tersebut, membeli, memperingatkan agar hati-hati, atau melarang membeli buku tersebut.
  3. Pangsa pasar dari sebuah buku yang diterbitkan.
  4. Kelemahan dan kelebihan buku yang diterbitkan.


Dimana kamu dapat mengetahui tujuan penulis menulis resensi? Tujuan penulis dapat diketahui dari kata pendahuluan atau sekapur sirih yang ada di dalam buku.

Apa saja yang harus ada di dalam resensi?

  1. Bagian pendahuluan
  2. Bagian isi
  3. Bagian penutup


  1. Bagian Pendahuluan berisi identitas atau karakterisitik fisik dari sebuah buku yang diresensi.

  2. Contoh :

    Kode Buku : RR.KO0071
    Judul : JURNALISTIK TEORI DAN PRAKTEK
    Pengarang : HIKMAT KUSUMANINGRAT, DKK.
    Tahun : 2005
    Dimensi : HVS 60 GR, 16 X 24 cm, 343 HLM + xv
    ISBN : 979-692-374-2
    Harga Buku : Rp. 61,500.00

    Bagian pendahuluan resensi berisi informasi objektif tentang identitas buku, meliputi :

    1. Judul atau nama buku,
    2. Penulis dan penyunting (kalau ada),
    3. Penerbit,
    4. Tahun terbit,
    5. Cetakan ke-, dan
    6. Tebal buku.


  3. Bagian Isi

  4. Baca isi buku dengan cermat. Lalu identifikasikan hal-hal yang akan diresensi, seperti :

    1. Ulasan tentang tema atau judul,
    2. Paparan singkat tentang isi buku atau gambaran secara keseluruhan terhadap isi buku,
    3. Adakah informasi tentang latar belakang penulisan,
    4. Adakah informasi tentang tujuan penulisan buku,
    5. Adakah ulasan tentang gaya penulisan,
    6. Adakah perbandingan dengan buku lain yang temanya sejenis, dan
    7. Adakah ulasan dengan buku lain dari pengarang yang sama.


  5. Bagian Penutup

    1. Memberikan penilaian terhadap kualitas isi buku secara keseluruhan.
    2. Menilai kelebihan dan kekurangtan buku.
    3. Memberikan kritik atau saran kepada penulis dan penerbit, misalnya penyuntingan, cover sampul, dan perwajahan.
    4. Memberikan pertimbangan kepada pembaca tentang perlu tidaknya buku tersebut dibaca atau dimiliki atau dibeli.
    5. (Lakukan pelatihan dalam kelompok. Setiap anggota kelompok membahas atau sediakan satu buku yang akan diresensi.)


Latihan :

Contoh resensi :
Judul buku : Sumber Belajar dan Alat Permainan untuk Pendidikan
Usia Dini
Pengarang : Anggani Sudono
Penerbit : PT Gramedia
Tahun cetak : 2000
Tebal buku : 149+viii halaman

Bermain Sambil Belajar


Buku ini ditulis untuk konsumsi "guru". Guru yang dimaksud meliputi orang tua pendidik di suatu lembaga pendidikan (sekolah/formal), calon pendidik formal, dan pengasuh di TPA.

Buku yang terdiri atas tujuh bab ini menguraikan tentang :

  1. Pengertian bermain dalam pendidikan anak,
  2. Berbagai sumber belajar dan alat permainan,
  3. Pengelolaan sumber belajar dan penggunaan alat permainan,
  4. Pemilihan serta pemanfaatan sumber belajar dan alat permainan sesuai perkembangan anak,
  5. Pembuatan alat permainan dan sumber belajar,
  6. Berbagai kegiatan, alat permainan dan sumber belajar di daerah perkotaan, pedesaan, dan daerah pantai, serta
  7. Evaluasi alat permainaan, sumber belajar, dan beberapa cara penilaian pada waktu anak bermain.


Penulis juga menguraikan tentang pemilihan dan pemanfaatan sumber belajar, yaitu lingkungan terdekat dengan anak, ruang sumber belajar, media cetak, dan perpustakaan. Evaluasi alat permainan, sumber belajar dan beberapa cara penilaian evaluasi saat anak bermain. Itu semua sangat membantu "guru" untuk mengetahui hasil belajar anak melalui permainan. Jika semua kegiatan permainan ini diterapkan pada anak usia dini dalam kegiatan belajar mengenal angka, huruf warna, dan sosialisasi dengan teman-temannya niscaya hal ini dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilannya.

Buku ini sangat menarik dan memang perlu untuk membantu "guru" dan anak usia dini dalam meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan tingkat berpikirnya. (Riil Ellys)
(Sumber: Buletin Pusat Perbukuan, Depdiknas Vol. VIII Th 2003)

Setelah kamu membaca contoh resensi di atas, kerjakan latihan berikut ini!
Pilih jawaban yang benar dengan cara klik pada kolom yang tersedia.







 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]