Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengantar

Manusia dan Energi
Sejak ditemukannya cara mengolah api oleh manusia, energi dan bahan bakarnya mulai menjadi hal penting bagi kehidupan manusia. Namun ada dua hal yang dianggap memicu makin besarnya tingkat penggunaan energi oleh manusia di dunia. Pertama ditemukannya penggunaan listrik untuk penerangan dan peralatan lain. Penggunaan lampu listrik secara besar-besaran dimulai sejak ditemukannya cara memproduksi lampu bohlam secara massal oleh Thomas Alva Edison.


Yang kedua adalah ditemukannya metode menciptakan alat transportasi secara massal yang memanfaatkan mesin bakar. Ford adalah pabrik mobil yang pertama kali menggunakan model ban berjalan dalam memproduksi mobil. Model tersebut selanjutnya semakin luas digunakan oleh pabrik mobil lainnya yang mengakibatkan semakin mudah dan murahnya alat trasportasi. Kedua hal tersebut menyebabkan semakin intensnya komunikasi di dunia dan mendorong ditemukannya teknologi-teknologi baru yang semakin haus akan energi.



Saat ini hampir seluruh sendi-sendi kehidupan kita bergantung pada ketersediaan energi. Dari memproduksi makanan, penerangan, trasportasi, komunikasi dan lain sebagainya. Energi dan bahan bakunya menjadi komoditas yang sangat penting. Dengan pertambahan penduduk dunia yang meningkat berlipat kali selama seratus tahun terkahir ini, energi dan sumbernya menjadi komoditas yang diperebutkan. Energi disatu sisi membantu manusia memperpanjang usia hidupnya, namun disatu sisi, akibat semakin berkurang sumbernya, energi juga mengakibatkan kesengsaraan akibat perang yang ditimbulkannya.

Bila 10% penduduk Jakarta berpartisipasi dalam EARTH HOUR, dapat menghemat listrik 300MWh. Yang berarti bahwa hal ini sama dengan :

  • Mematikan 1 pembangkit listrik
  • Menyelamatkan lebih dari 267 pohon
  • Persediaan O2 untuk lebih dari 535 orang
  • Menghemat biaya hingga Rp 216.600.000






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]