Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Pergerakan Nasionalisme di Mesir

Banyak sekali yang dapat Anda ingat sesuatu yang berhubungan dengan Mesir. Bisakah Anda menyebutkan satu saja sesuatu yang terkenal di Mesir?

Bagus sekali! Di Mesir ada Terusan Suez, ada piramid dsb. Terusan Suez merupakan salah satu jalan pelabuhan dan perdagangan paling ramai dan terpenting di kawasan Timur Tengah. Bukankah jalan ini sangat menguntungkan bagi Mesir?

Coba Anda sebutkan satu saja keuntungan adanya Terusan Suez tersebut! Adanya Terusan Suez telah membawa kemakmuran dan penghasilan bagi masyarakat di sekitar Mesir.

Bagaimana pula dengan kerugiannya?

Pada sisi lain adanya Terusan Suez justru menimbulkan keprihatinan sekaligus ancaman bagi bangsa Mesir. Hal ini dapat ditunjukkan oleh keinginan Inggris untuk menguasai Terusan Suez. Inggris menginginkan wilayah tersebut karena letaknya yang strategis sebagai wilayah transit perdagangan minyak bumi dan memperpendek jarak dari Inggris ke jajahannya di Asia.

Coba Anda pikirkan, apa yang dilakukan Inggris agar dapat menguasai terusan tersebut? Cocokkan jawaban Anda dengan penjelasan di bawah ini.

Inggris menempuh strategi memberikan pinjaman bagi modernisasi Mesir. Strategi ini berhasil. Pemerintah Mesir tidak mampu membayar bunga pinjaman. Akhirnya sudah dapat diduga, tidak hanya Terusan Suez yang jatuh ke tangan Inggris, melainkan juga Mesir dikuasainya. Kemudian sejak akhir abad ke- 19, Mesir menjadi jajahan Inggris.

Bagaimana, apakah jawaban Anda sesuai dengan keterangan ini? Bagus kalau sesuai, lanjutkan menyimak uraian berikutnya.

Dengan keadaan demikian, memunculkan rasa nasionalisme bagi rakyat Mesir. Pada tahun 1882, di bawah pimpinan Arabia Pasya, Mesir memberontak terhadap Inggris.

Setelah PD-I, Mesir menuntut kemerdekaan kepada Inggris. Akhirnya tahun 1922, Mesir menjadi kerajaan di bawah persemakmuran Inggris. Tahun 1936 Mesir menjadi negara yang merdeka penuh. Selanjutnya Terusan Suez dikuasai Mesir kembali pada tahun 1956 setelah di nasionalisasi oleh Gamal Abdul Nasser.


Gambar. Gamal Abdul Nasser






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]