Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Nasionalisme

Istilah nasionalisme, liberalisme, sosialisme dan demokrasi merupakan paham-paham baru yang berkembang di Eropa. Paham-paham tersebut muncul sebagai akibat terjadinya Revolusi Perancis dan Revolusi Industri.

Apakah Anda masih ingat dengan uraian materi tentang Revolusi Perancis dan Revolusi Industri? Kalau Anda lupa coba baca lagi modul sebelumnya, kalau ingat marilah kita bahas uraian tentang nasionalisme.

Nasionalisme mulanya dianggap sebagai sesuatu yang khas terjadi di Eropa. Secara kosmopolitan, pengertian nasionalisme dilakukan oleh Lord Action (Inggris). Menurut Lord Action, awal timbulnya nasionalisme adalah absolutisme. Walaupun dalam perkembangannya absolutisme tidak mau menerima kemutlakan warga negara untuk bersatu dalam demokrasi.

Berikut ini cobalah anda simak juga beberapa pendapat tentang pengertian dari masionalisme :


Bagaimana?, apakah jawaban Anda mendekati penjelasan tersebut. Bagus kalau jawaban Anda sudah mengarah ke situ. Sekarang berilah kesimpulan singkat apa, yang dimaksud dengan nasionalisme berdasarkan 3 pengertian tadi.

...........................................................................................................
...........................................................................................................
...........................................................................................................

Sekarang cocokkan kesimpulan Anda dengan kesimpulan berikut ini :
Nasionalisme adalah paham yang bersifat polotis dan sosial dari kelompok bangsa yang memiliki persamaan budaya, bahasa, wilayah serta persamaan dalam tujuan dan cita-cita.


Sekarang Anda telah memiliki definisi sendiri tentang nasionalisme dan bagaimana timbulnya nasionalisme.

Aspek mendasar timbulnya nasionalisme adalah aspek sejarah. Melalui aspek sejarah biasanya suatu bangsa memiliki rasa senasib sepenanggungan serta harapan untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Dengan demikian nasionalisme adalah sikap politik dan sikap sosial suatu kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan budaya, wilayah, tujuan dan cita-cita.

Nasionalisme sebagai suatu peristiwa sejarah, selalu bersifat kontekstual (artinya meruang dan mewaktu), sehingga nasionalisme di suatu daerah dengan daerah lain atau antar zaman tidaklah sama. Misalnya saja bagi negara yang sudah lama merdeka, nasionalisme dapat mengarah pada imperialisme. Biasanya nasionalismenya bersifat konservatif.

Bagi negara semacam ini akan mempersulit timbulnya nasionalisme di daerah-daerah jajahannya. Sedangkan bagi negara yang masih terbelenggu imperialisme dijajah nasionalisme bersifat revolusioner dan progresif. Dengan demikian nasionalisme sarat dengan kepentingan suatu bangsa. Tumbuh dan berkembangnya nasionalisme sangat dipengaruhi oleh nasionalisme yang dianut kelompok dominan suatu bangsa.

Perlu Anda ingat, bahwa gerakan nasionalisme yang mulanya lebih menekankan pada kesetiaan dan menjaga keutuhan negara, dapat pula berkembang menjadi sikap untuk menguasai wilayah lain. Mengapa bisa terjadi demikian? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan berikut.

Hal ini disebabkan adanya perasaan sebagai negara paling kuat dan berpengaruh. Sikap yang berlebihan ini dikenal dengan istilah ultranasionalisme.

Gerakan ultraansionalisme ini diwujudkan dalam bentuk menguasai bangsa-bangsa lain. Contohnya bangsa Belanda yang menjajah bangsa Indonesia, bangsa Inggris yang menjajah India dsb.


Gambar 1. Kerja Rodi


Silahkan Anda sebutkan contoh bangsa-bangsa lain yang pernah menjajah bangsa lainnya.

Selain adanya gerakan ultranasionalisme, nasionalisme dapat pula mengarah pada chauvinisme, yaitu paham yang menganggap dirinya sebagai suatu bangsa yang terbaik. Denga begitu disatu sisi, nasionalisme akan memberi suatu kepercayaan diri yang kuat. Contoh Jerman pada waktu diperintah Adolf Hitler.

Sekarang Anda tentu telah paham bukan? Marilah kita lanjutkan membahas tentang paham liberalisme.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]