Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Dampak Kebijakan-Kebijakan Pemerintah Kolonial di Berbagai Daerah

Bidang Politik
Pada awal abad ke-20 pengaruh Belanda makin besar, mereka ikut campur masalah intern negara-negara tradisional, seperti masalah pergantian tahta, pengangkatan pejabat birokrasi, dan kebijakan politik negara. Ini berarti kekuasaan Belanda semakin besar dan sedangkan kekuasaan raja-raja atau Bupati semakin kecil. Mereka dijadikan pegawai pemerintah Belanda dengan kekuasaan yang terbatas bahkan hak-hak yang diberikan oleh adat telah hilang, kepemilikan atas tanah jabatanpun dihapus dan mereka diberi gaji.

Bidang Sosial Ekonomi
Fungsi penguasa pribumi hanya sebagai alat dan pegawai pemerintah Belanda. Mereka digaji dengan uang, tidak boleh memungut pajak dan upeti. Masuknya sistem ekonomi uang maka beban rakyat semakin berat. Ekonomi uang memudahkan pemerintah Hindia Belanda untuk memungut pajak kepada rakyat, contoh: sistem sewa tanah, sangat memberatkan terutama penduduk desa sehingga kemiskinan tinggi. Pemerasan dan penindasan menimbulkan rasa anti pemerintah di kalangan rakyat yang pada akhirnya memicu timbulnya perlawanan-perlawanan.

Bidang Kebudayaan
Pengaruh kehidupan Barat di lingkungan masyarakat Indonesia makin meluas, pola hidup, cara berpakaian, tradisi keraton mulai menghilang. Dalam bidang agama mulai banyak penduduk yang memeluk agama nasrani. Besarnya pengaruh barat menimbulkan kekawatiran dikalangan masyarakat bahwa kebudayaan barat dapat merusak nilai-nilai kehidupan tradisional. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi meluasnya pengaruh Barat antara lain dilakukan dengan berpegangan pada agama.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]