Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Melatih Tutor Sebaya

Beberapa strategi untuk melatih tutor sebaya yaitu :

  1. Memperkenalkan buku yang menarik minat baca. Guru wajib memperkenalkan jenis-jenis buku yang memiliki kualitas dan menarik untuk dibaca kepada tutor sebaya yang nantinya akan diajarkan kepada pemelajar dengan teknik-teknik membaca. Di samping itu guru memberikan prioritas kepada tutor sebaya agar bisa meminjamkan buku-buku yang bermutu dan buku-buku yang selama pembelajaran di sekolah digunakan sebagai pedoman ajar siswa sehingga wawasan pengetahuan tutor sebaya akan bertambah dengan adanya fasilitas buku-buku tersebut.

  2. Menunda koreksi kesalahan dengan memberi kesempatan peserta didik. Tutor sebaya memberikan jeda waktu atau menunda koreksi kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pemelajar agar siswa dapat memperbaiki sekali lagi apa-apa yang salah sekaligus mengevaluasi dimana letak kesalahannya dan bagaimana cara memperbaikinya.

  3. Mendiskusikan materi yang akan diajarkan kepada pemelajar dan menyusun jadwal diskusi bersama anggota kelompok, baik pada saat tatap muka di kelas maupun di luar kelas secara rutin dan insidental untuk memecahkan masalah yang dihadapi.


  4. Diskusi kelompok terbimbing dengan model tutor sebaya merupakan kelompok diskusi yang beranggotakan 5-6 siswa di bawah bimbingan guru mata pelajaran terkait dengan menggunakan tutor sebaya.

    Mendiskusikan materi bacaan. Metode diskusi adalah suatu cara mengajar yang dicirikan oleh suatu keterikatan suatu topik atau masalah dimana peserta diskusi dengan jujur berusaha mencapai kesepakatan bersama.

    Beberapa langkah yang harus diambil oleh tutor sebaya dalam mendiskusikan materi dengan kelompoknya adalah :

    1. Menetapkan suatu pokok masalah yang akan didiskusikan atau guru yang memberikan suatu pokok bahasan kepada kelompok belajar;
    2. Tutor sebaya atau guru menjelaskan tujuan diskusi;
    3. Tutor sebaya atau guru memberi arahan diselingi dengan tanya jawab;
    4. Tutor sebaya mengatur giliran berbicara;
    5. Menjaga suasana diskusi tetap tenang;
    6. Mencatat setiap masukan dari pemelajar.



    Diskusi sebagai metode pembelajaran diperlukan karena :

    1. Melihat kemampuan yang ada pada siswa.
    2. Memberi kesempatan pada siswa untuk mengeluarkan pendapat.
    3. Membantu belajar berfikir kritis.
    4. Membantu belajar menilai kemampuan dan peranannya sebagai pemelajar/tutor sebaya.
    5. Memotivasi untuk belajar lebih giat.
    6. Mencari balikan masukan dari siswa apakah tujuan telah tercapai.



  5. Tutor sebaya berhak melaporkan perkembangan pembelajaran kelompoknya kepada guru pembimbing pada setiap materi yang dipelajari. Tutor sebaya yang telah membantu memberikan materi pembelajaran harus diamati juga pelaksanaannya. Apakah tutor sebaya bekerja sesuai dengan petunjuk yang ada? Apakah tutor sebaya memanfaatkan waktu & sarana dengan baik? Pada saat kegiatan belajar mengajar berlangsung sekaligus guru melakukan pengamatan kinerja para tutor sebaya dengan masing-masing kelompok belajarnya.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]