Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengertian dan Bentuk-Bentuk Kegiatan Eknomi

  1. Pengertian Kegiatan Ekonomi

  2. Kegiatan ekonomi adalah semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak ada yang dapat hidup sendiri. Tidak ada seorang pun dapat membuat semua barang yang dibutuhkannya. Manusia selalu membutuhkan orang lain. Oleh sebab itu, ada kerja sama antara orang yang satu dengan orang lainnya. Kerja sama itu saling melengkapi. Ada orang yang bekerja sebagai petani yang memproduksi bahan pangan. Ada yang membuat pakaian untuk dijual dan diperdagangkan, dan seterusnya.

    Bentuk kegiatan ekonomi yang dilakukan manusia meliputi tiga kegiatan, yaitu: produksi, distribusi dan konsumsi.

    Untuk lebih memahami tentang bentuk-bentuk kegiatan ekonomi perhatikan contoh-contoh bentuk kegiatan ekonomi pada gambar-gambar berikut ini!


    Kegiatan Ekonomi


  3. Produksi

  4. Menurut pengertian ekonomi, produksi adalah setiap kegiatan atau usaha manusia untuk menghasilkan atau menambah nilai guna barang dan jasa. Contoh: menanam padi (menghasilkan), mengambil ikan dari laut (menambah guna tempat), menjahit kain menjadi celana (menambah guna bentuk). Jadi, produksi mencakup dua hal, yaitu menciptakan atau menghasilkan barang dan jasa serta menambah guna barang dan jasa. Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen.

    1. Tujuan Produksi

    2. Apakah sebenarnya tujuan barang dan jasa diproduksi oleh manusia? Berikut ini adalah beberapa tujuan produksi, yaitu :

      • Memenuhi kebutuhan manusia.
      • Mencari keuntungan atau laba.
      • Menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
      • Meningkatkan mutu dan jumlah produksi.
      • Mengganti barang-barang yang aus dan rusak karena dipakai atau karena bencana alam.


    3. Jenis Kegiatan Produksi Menurut Bidang Usahanya

    4. Produksi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang usaha :

      • Bidang ekstraktif, yaitu produksi yang memungut langsung hasil yang disediakan alam tanpa melakukan pengolahan lebih lanjut. Seperti: perikanan dan pertambangan.
      • Bidang agraris, yaitu produksi yang mengolah alam untuk memelihara tanaman dan hewan. Seperti: pertanian, perkebunan dan peternakan.
      • Bidang Industri, yaitu produksi yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi, barang mentah menjadi barang setengah jadi, dan barang setengah jadi menjadi barang jadi. Seperti benang diolah menjadi kain.
      • Bidang perdagangan, yaitu produksi yang mengumpulkan dan menjual kembali hasil produksi kepada yang memerlukan untuk memperoleh keuntungan. Seperti: toko, supermarket, kios, dan lain-lain.
      • Bidang jasa, yaitu produksi yang membantu dan memperlancar proses produksi tanpa ikut membuat barang itu sendiri. Jadi, bidang produksi jasa tidak menghasilkan barang melainkan hanya menghasilkan jasa. Contoh: perbankan, rumah sakit dan sekolah.


    5. Faktor Produksi

    6. Produksi dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang usaha :

      • Faktor produksi alam, yaitu faktor produksi yang disediakan oleh alam, meliputi tanah, kekayaan hutan, kekayaan laut, air, iklim, dan lain-lain.
      • Faktor produksi tenaga kerja, yaitu faktor produksi yang berupa tenaga kerja manusia.
      • Faktor produksi modal, yaitu semua hasil produksi berupa benda yang diciptakan untuk menghasilkan barang atau jasa yang lain.
      • Faktor produksi kewirausahaan, yaitu kemampuan seseorang untuk mengelola suatu usaha.


  5. Distribusi

  6. Distribusi merupakan suatu proses yang menunjukkan penyaluran barang yang dibuat dari produsen kepada konsumen. Orang yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor. Contoh kegiatan distribusi adalah pedagang sate menjual dagangannya di pasar.

    1. Tujuan Distribusi

      • Kelangsungan hidup kegiatan produksi terjamin.
      • Barang atau jasa hasil produksi dapat bermanfaat bagi konsumen.
      • Konsumen dapat mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan mudah.


    2. Saluran Distribusi

      • Distribusi langsung
      • Distribusi barang/jasa tanpa melalui perantara sehingga penyaluran barang langsung dari produsen kepada konsumen. Contoh pedagang baso langsung menjual dagangan kepada konsumen.
      • Distribusi semi langsung
      • Sistem distribusi dari produsen kepada konsumen melalui pedagang perantara yang merupakan bagian dari produsen. Contoh pabrik tekstil menyalurkan kainnya melalui conventer.
      • Distribusi tidak langsung
      • Sistem distribusi dari produsen kepada konsumen melalui agen, grosir, makelar, komisioner dan pedagang kecil yang bertindak sebagai perantara. Contoh PT. Pertamina menyalurkan gas LPG melalui agen-agen gas LPG.


  7. Konsumsi

    1. Pengertian Konsumsi

    2. Konsumsi adalah kegiatan usaha manusia agar dapat memenuhi kebutuhan barang atau bahkan juga kebutuhan jasa. Kegiatan konsumsi merupakan kegiatan manusia untuk menggunakan baik barang maupun jasa secara berangsur-berangsur atau sekaligus habis dipakai untuk memenuhi kebutuhan. Orang yang menjalankan kegiatan konsumsi dikatakan sebagai konsumen. Misalnya membeli pakaian karena ingin menjaga tubuh, menjauhkan rasa malu, dan ingin memperoleh kepuasan.

    3. Tujuan Konsumsi

      • Mengurangi nilai guna barang atau jasa secara bertahap.
      • Menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
      • Memuaskan kebutuhan secara fisik.
      • Memuaskan kebutuhan rohani.


    4. Pelaku Kegiatan Konsumsi

      • Kegiatan konsumsi rumah tangga
      • Contoh kegiatan konsumsi rumah tangga adalah pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang berupa makanan, pakaian, alat sekolah, listrik dan lain sebagainya.
      • Kegiatan Konsumsi Perusahaan
      • Kegiatan konsumsi yang dilakukan oleh perusahaan merupakan kegiatan konsumsi yang ditujukan untuk menghasilkan barang dan jasa. Pada saat memproduksi barang perusahaan memerlukan bahan baku, tenaga kerja dan modal. Jadi perusahaan tidak hanya melakukan kegiatan produksi tetapi juga melakukan kegiatan konsumsi.
      • Kegiatan Konsumsi Negara
      • Konsumsi Negara bertujuan untuk memenuhi atau melayani kebutuhan masyarakat. Contoh konsumsi yang dilakukan Negara adalah mebangun jalan, membangun sekolah, membayar gaji pegawai dan lain sebagainya.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]