Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Hukum Mendel II

Hukum Mendel II disebut juga Hukum Asortasi atau hukum berpasangan secara bebas (The Mendelian law of independent assortment). Menurut hukum ini, setiap gen/sifat dapat berpasangan secara bebas dengan gen/sifat lain, yang tidak sealel pada waktu pembentukan gamet.

Hukum Mendel II dapat dijelaskan dengan persilangan dihibrid yaitu penyilangan dengan dua sifat beda. Mendel dalam percobaannya menggunakan kacang ercis galur murni yang mempunyai biji
bulat (B) warna kuning ( K) dengan galur murni yang mempunyai biji keriput (b) warna hijau (k). Karena biji bulat dan warna kuning dominan terhadap biji keriput dan warna hijau, maka F1 seluruhnya berupa kacang ercis berbiji bulat dan warna kuning. Biji-biji F1 ini kemudian ditanam kembali dan dilakukan penyerbukan sesamanya untuk memperoleh F2. Keturunan kedua (F 2) yang diperoleh adalah seperti yang terlihat pada animasi berikut.

Perhatikan animasi persilangan dua individu dengan dua sifat beda (dihibrid)!



Kemungkinan terjadinya kombinasi pada F2 adalah sebagai berikut :



Individu yang mengandung B memiliki biji bulat dan individu yang mengandung K memiliki biji warna kuning.

Fenotip pada F2 adalah :

  • bulat kuning = nomor : 1, 2, 3, 4, 5, 7, 9, 10, 13
  • bulat hijau = nomor : 6, 8, 14
  • keriput kuning = nomor : 11, 12, 15
  • keriput hijau = nomor : 16


Perbandingan Fenotip F2 adalah :
bulat , kuning : bulat , hijau : keriput , kuning : keriput , hijau
= 9 : 3 : 3 : 1

Kemungkinan macam genotip dan fenotip pada dihibrid F2 seperti pada tabel :



Perbandingan Genotip nya :
BBKK : BBKk : BbKK : BbKk : BBkk : Bbkk : bbKK : bbKk : bbkk = 1 : 2 : 2 : 4 : 1 : 2 : 1 : 2 : 1






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]