Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Deuteromycotina


Konodium sebagai alat perkembangbiakan vegetatif


Kelompok deuteromycota disebut juga fungi tidak sempurna (fungi imperfect) karena belum diketahui tingkat seksualnya. Perkembangbiakan vegetatif dengan menggunakan konidium menghasilkan konidiospora (yaitu spora yang dihasilkan secara berantai pada ujung suatu hifa). Perkembangbiakan secara vegetatif juga dapat dilakukan dengan cara fragmentasi. Alat perkembangbiakan generatifnya belum atau tidak dikenal.

Contoh yang telah lama dikenal adalah Monilia sitophila atau jamur oncom. Pada awalnya fungi ini termasuk Deuteromycota, tetapi setelah alat perkembangbiakan generatifnya ditemukan oleh Dodge (1927) dan Dwijosoeputro (1961), berupa ascospora maka fungi ini dikelompokkan ke dalam Ascomycota dan namanya diganti menjadi Neurospora sitophila. Contoh lainnya adalah :

  1. Helminthosprium oryzae, parasit pada padi.
  2. Sclerotium rolfsii, parasit pada bawang merah.
  3. Tinea versicolor, jamur panu.
  4. Epidermophyton floocossum, jamur kulit






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]