Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pendahuluan


Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof yang mencerna makanannya di luar tubuh lalu menyerap molekul nutrisi ke dalam sel-selnya. Fungi memiliki bermacam-macam bentuk. Awam mengenal sebagian besar anggota Fungi sebagai jamur, kapang, khamir, atau ragi, meskipun seringkali yang dimaksud adalah penampilan luar yang tampak, bukan spesiesnya sendiri. Kesulitan dalam mengenal fungi sedikit banyak disebabkan adanya pergiliran keturunan yang memiliki penampilan yang sama sekali berbeda (ingat metamorfosis pada serangga atau katak). Fungi memperbanyak diri secara seksual dan aseksual. Perbanyakan seksual dengan cara: dua hifa dari jamur berbeda melebur lalu membentuk zigot lalu zigot tumbuh menjadi tubuh buah, sedangkan perbanyakan aseksual dengan cara membentuk spora, bertunas atau fragmentasi hifa. Jamur memiliki kotak spora yang disebut sporangium. Di dalam sporangium terdapat spora. Contoh jamur yang membentuk spora adalah Rhizopus. Contoh jamur yang membentuk tunas adalah Saccharomyces. Hifa jamur dapat terpurus dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi tubuh buah. Ilmu yang mempelajari fungi disebut mikologi.

Fungi berasal dari bahasa Mykes (Yunani). Fungi memiliki lebih dari 100.000 spesies. Fungi adalah nama regnum dari sekelompok besar makhluk hidup eukariotik heterotrof. Fungi tidak dapat membuat makanannya sendiri. Cara makanannya bersifat heterotrof yaitu menyerap zat organik dari lingkungannya sehingga hidupnya bersifat parasit dan saprofit.

Fungi memiliki cara hidup dengan menyerap zat organik dari lingkungannya. Berdasarkan cara memperoleh makananya dapat dibagi menjadi tiga yaitu saprofit, parasit, mutual. Setiap cara hidup fungi memiliki efek efek tertentu. Contohnya efek dari cara hidup saprofit adalah pelapukan dan pembusukan. Efek penyakit pada organisme inang adalah efek dari cara hidup parasit. Cara hidup parasit memiliki sifat yang merugikan. Sedangkan cara hidup mutual tidak memiliki efek apapun dan sifatnya kebalikan dari cara hidup parasit yaitu menguntungkan inang. Di cara hidup mutual jamur membentuk mikoriza dan meningkatkan penyerapan air & mineral dari tanah oleh akar tumbuhan.


Fungi itu hidup pada lingkungan yang beragam, namun biasanya fungi hidup di tempat yang lembab. Ada beberapa jenis fungi yang hidup di air. Lingkungan ekstrim seperti (gurun, gunung salju, kutub, dll) pun dapat menjadi habitat fungi.

Tempe, oncom, dan roti merupakan bahan makanan yang dibuat dengan bantuan fungi atau jamur. Fungi atau jamur memiliki bermacam-macam bentuk, ada yang bersel tunggal (uniseluler), ada juga yang bersel banyak (multiseluler). Fungi banyak bermanfaat bagi kehidupan, akan tetapi ada juga yang merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]