Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengantar

Penderita Filariasis (Penyakit Kaki Gajah)


Cacing filaria (Wucheria bancrofti) termasuk salah satu jenis invertebrata yang merugikan manusia. Cacing filaria dapat menyebabkan penyakit kaki gajah atau Filariasis yang ditularkan melalui gigitan berbagai jenis nyamuk kecuali nyamuk mansoni.

Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan dapat menimbulkan cacat menetap, berupa pembesaran kaki, lengan dan alat kelamin baik wanita maupun pria. Akibatnya penderita kaki gajah tidak dapat bekerja secara optial, bahkan hidupnya selalu tergantung pada orang lain. Di Indonesia penyakit kaki gajah tersebar luas hampir di seluruh propinsi. Berdasarkan hasil survei, untuk tahun 2000 tercatat sebanyak 1553 desa yang tersebar di 231 kabupaten dan 26 propinsi, dengan jumlah kasus kronis 6233 orang.

Untuk menanggulangi penyebaran penyakit kaki gajah ini agar tidak meluas, maka melalui organisasi WHO menetapkan kesepakatan global yaitu memberantas penyakit kaki gajah sampai tuntas. Sementara untuk Indonesia pada tahun 2002 sudah dimulai pelaksanaan eliminasi penyakit kaki gajah secara bertahap di 5 kabupaten percontohan. Program eliminasi dilaksanakan melalui pengobatan masal dengan DEC dan Albendasol untuk setahun sekali selama 5 tahun.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]