Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Penerapan Hukum Hardy-Weinberg

Contohnya aplikasi Hukum Hardy-Weinberg antara lain sebagai berikut :

Menghitung prosentase populasi manusia yang membawa alel untuk penyakit keturunan.

Frekuensi individu yang lahir dengan PKU disimbolkan dengan q2 pada persamaan Hardy-Weinberg (q2 = frekuensi genotip homozigot resesif). Kejadian satu individu PKU tiap 10 ribu kelahiran menunjukkan q2 = 0,0001. Oleh karenanya frekuensi alel resesif untuk PKU dalam populasi adalah sebagai berikut :

q2 = 0,0001           q = √ 0,0001 = 0,01

Data frekuensi alel dominant ditentukan sebagai berikut :

p = 1 – q ; p = 1 – 0,01 ; p = 0,99

Frekuensi heterozigot karier, pada individu yang tidak mengalami PKU namun mewariskan alel PKU pada keturunannya, yaitu sebagai berikut :

2pq = 2 x 0,99 x 0,01

2pq = 0,0198 (sekitar 2%)

Hal ini berarti sekitar 2% suatu populasi manusia yang membawa alel PKU.

Menghitung frekuensi alel ganda.

Persamaan (p + q) = 1 seperti yang digunakan pada contoh-contoh sebelumnya hanya berlaku apabila terdapat dua alel pada suatu lokus dalam autosom. Apabila lebih banyak alel ikut mengambil peranan, maka dalam persamaan harus ditambah lebih banyak symbol. Misalnya pada golongan darah system ABO dikenal tiga alel yaitu IA, IB dan i . Andaikan p menyatakan frekuensi alel IA , q untuk frekuensi alel IB dan r untuk frekuensi alel i , maka persamaan menjadi (p + q + r) = 1. Hukum Ekuilibrium Hardy-Weinberg untuk golongan ABO berbentuk sebagai berikut :

P2IAIA + 2prIA i + q2IBIB + 2qrIB i + 2 pqIAIB + r2ii


  1. Berapakah frekuensi alel  IA , IB , dan i pada masing-masing populasi tersebut ?
  2. Dari 320 orang yang bergolongan darah A itu, berapakah diperkirakan homozigotik IA IA ?
  3. Dari 150 orang bergolongan darah B itu, berapakah diperkirakan heterozigotik  IB i ?


Penyelesaian untuk persoalan di atas sebagai berikut :

Andaikan p = frekuensi untuk alel IA , q = frekuensi untuk alel IB ,
r = frekuensi untuk alel i, maka menurut hukum Hardy-Weinberg :

  1. p2IAIA + 2prIA + q2IBIB + 2qrIBi + 2pqIA + r2ii

    r2 = frekuensi golongan O = 490/1000 = 0,49 ; r = √ 0,49 = 0,7

    (p + r)2 = frekuensi golongan A + golongan O

    (p + r)2 = 320+490/1000 = 0,81

    (p + r) = √ 0,81 = 0,9

    p = 0,9 - 0,7 = 0,2

    Oleh karena (p + q + r) = 1, maka q = 1 – (p + q) = 1 – (0,2 + 0,7) = 0,1

    Dengan demikian, frekuensi alel IA = p adalah 0,2 ; frekuensi alel IB = q = 0,1 ; dan frekuensi alel 1 = r = 0,7

  2. Frekuensi genotip IAIA = p2 = (0,2)2 = 0,04. Jadi dari 320 orang bergolongan A yang diperkirakan homozigotik IAIA = 0,04 x 1000 orang = 40 orang.

  3. Frekuensi genotip IB i = 2qr = 2 (0,1 x 0,7) = 0,14. Jadi dari 150 orang bergolongan B yang diperkirakan heterozigotik IB i = 0,14 x 1000 orang = 140 orang.


Menghitung frekuensi gen tertaut kromosom X.

Persoalan-persoalan yang dibicarakan sebelumnya merupakan cara menghitung frekuensi gen yang mempunyai lokus pada autosom. Namun, disamping autosom terdapat pula kromosom X. Oleh karena laki-laki hanya mempunyai sebuah kromosom X saja, maka cara menghitung frekuensi gennya berbeda dengan cara menghitung frekuensi gen pada kromosom X perempuan. Distribusi kesetimbangan dari genotip-genotip p untuk sifat yang tertaut kelamin, dengan p + q = 1 adalah sebagai berikut :

Untuk laki-laki = p + q , karena genotipnya A- dan a-
Untuk perempuan = p2 + 2pq + q2 , karena genotipnya AA, Aa, aa.


Link:

  1. Tentang Teori Evolusi

  2. Runtuhnya Teori Evolusi Dalam 20 Pertanyaan






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]