Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Penggunaan Satuan kWh

Sudah dijelaskan di bagian terdahulu bahwa kWh adalah satuan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga alat ukur energi listrik sering disebut sebagai kWh meter. Bagaimanakah menentukan besarnya energi listrik yang terpakai oleh konsumen? Apakah yang dimaksud dengan tarif dasar listrik (TDL)? Dapatkah kita menghitung sendiri banyaknya pemakaian energi listrik dalam kehidupan sehari-hari?

Untuk menghitung besarnya energi listrik yang terpakai dalam kehidupan sehari-hari setidaknya ada dua cara :

  1. Dengan menggunakan persamaan W = P.t
  2. Dengan menggunakan alat ukur kWh meter.


Untuk sistem yang baru, konsumen dibatasi pemakaiannya, karena mereka menggunakan sistem pulsa.



  1. Penghitungan energi lsitrik dengan persamaan W = P.t
  2. Penghitungan dengan cara ini diperlukan daftar nama alat-alat beserta spesifikasi alatnya serta waktu pemakaiannya :

    Sebagai contoh :
    Sebuah rumah tangga menggunakan 4 buah lampu, masing-masing dayanya 18 watt selama rata-rata 12 jam/hari, sebuah pompa air yang dayanya 125 watt selama 6 jam/hari, 1 buah kulkas yang dayanya 100 watt selama 7 jam/hari. Jika tarif dasar listrik
    Rp 1000 / kWh, hitunglah tarif yang di bayar ke PLN setiap bulannya.

    Jawab:



    Biaya yang terpakai selama sebulan =
    banyaknya pemakaian/hari x 30 hari x biaya/kWh
    Biaya = 2.314 kWh x 30 x Rp 1000 = Rp 69420.

  3. Penghitungan energi lsitrik dengan alat ukur kWh
  4. Dengan kWh meter, jumlah energi yang terpakai sudah tertulis, konsumen dapat melakukan penghitungan dengan menghitung selisih pemakaian bulan berjalan dengan bulan sebelumnya.

    Sebagai contoh :
    Pada awal bulan April angka yang tertera 4.216 kWh, sedangkan awal bulan Mei tertera 4.527 kWh. Maka energi listrik yang telah digunakan adalah 4.527 kWh - 4.216 kWh = 311 kWh.
    Dengan mengalikan angka tersebut dengan harga tiap kWh, maka biaya penggunaan energi listrik di rumah diketahui. Jika harga TDL adalah Rp 1000 /kWh, maka tarif yang harus di bayar adalah:



    Pemakaian energi = 4.527 kWh - 4.216 kWh = 311 kWh
    Biaya = pemakaian energi x biaya/kWh
    Biaya = 311 kWh x Rp 1000/kWh : Rp 311 000






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]