Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengantar

Rubrik Fotografi Edukasinet yang mengetengahkan pembahasan tentang Editing terdiri dari 3 judul yang berdiri sendiri tapi satu dan lainnya akan bersifat saling mendukung.

Pada dasarnya mediumnya hanya satu, yaitu TV. Tetapi media untuk itu ada 3 yang menurut kurun waktu dan jamannya mempunyai masa pop tersendiri, sehingga dibagilah bahasannya ke dalam :

  1. Editing Berbasis Film
  2. Editing Berbasis TV, dan
  3. Editing berbasis Komputer.


Editing berbasis film dikenal ketika camcoder belum dikenal. Produksi program TV menggunakan kamera TV praktis digunakan jika berlokasi di dalam studio. Dan jika diperlukan outdoor shooting, maka kamera film berukuran 16mm jadi pilihannya. Umumnya viewfinder kamera 16mm ditera dengan frame TV dan karena itu gambar dan pengeditannya menjadi akrab dengan kebiasaan orang film bekerja.

Sebutan Film TV tadinya memperlihatkan bahwa programnya diproduksi dengan film dan penayangannya lewat televisi. Dalam penggambarannya pilihan shot utama adalah close-up. Bukan kebetulan framing 16mm yang dilayarkacakan seukuran asli kepala manusia, sehingga keakraban terjalin lewat 'talking head'.

  1. Camcoder : adalah kamera yang secara implisit sudah dilengkapi alat rekam. Kamera praktis ini disebut juga handy camera. Kamera TV yang asli alat perekamnya adalah Video Tape Recorder dan yang lain dengan sistem docking dimana recordernya digabungkan dengan kamera.

  2. Talking head jika pemirsa melihat pembaca berita TV terasa berbicara langsung sehingga ukuran besar kepala sebagaimana dilihat disebut talking head.

  3. Prime time : adalah jam siar pemancar TV yang ditunjukan pada jam dimana anggota keluarga rata-rata rumah tangga sudah berada di rumah. Kurang lebih antara jam 18.30 s/d 21.30.


Sekarang penggunaan kamera film sudah jarang karena sudah diambil-alih oleh camcorder, namun sebutan Film TV tetap bertahan. Istilah itu diartikan bahwa walaupun program TV itu bukan diproduksi dalam bentuk film, namun sifatnya yang filmis telah tersosialisasikan. Tulisan mengenai Editing Berbasis Film ini mengambil setting tersebut.

Tulisan kedua Editing Berbasis Televisi mengetengahkan cara kerja 'live on tape' dengan titik berat pada fungsi kamera. Acara TV pop seperti siaran langsung olahraga, komedi situasi dan talk show adalah contohnya. Editor sebagai pekerja kreatif diberdayakan mewakili pemirsa. Kecuali sutradara merasa perlu melakukan sendiri pekerjaan tersebut, Editing tinggal hanya sekedar menjadi representasi stasiun TV dan pemirsa hanya objek belaka.

Tulisan terakhir Editing Berbasis Komputer muncul dengan semakin derasnya arus informasi dan semakin tingginya minat berteknologi komunikasi sehingga cara mengedit lewat program komputer telah memberi kemudahan kepada penggunanya.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]