Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Mekanisme Replikasi DNA

  1. Permulaan.

  2. Replikasi molekul DNA dimulai pada tempat-tempat khusus yang disebut pangkal replikasi (origin of replication).

    1. Bakteri yang mempunyai kromosom melingkar memiliki satu pangkal, yaitu satu bagian DNA yang mempunyai urutan nukleotida yang spesifik. Replikasi DNA kemudian berjalan dua arah sampai seluruh molekul tersalin.


    2. Berbeda dengan kromosom bakteri, setiap kromosom eukariotik mempunyai ratusan bahkan ribuan pangkal replikasi. Replikasi dimulai pada tempat-tempat spesofik dimana kedua untai DNA induk terpisah membentuk "gelembung" replikasi. Gelembung replikasi terentang secara lateral. Replikasi berjalan dua arah dari setiap pangkal. Di setiap ujung gelembung terdapat cabang replikasi (replikatio fork). Replikasi dimulai pada tempat-tempat spesofik dimana kedua untai DNA induk terpisah membentuk "gelembung" replikasi. Akhirnya gelembung replikasi menyatu dan sintesis untai DNA anak selesai.

  3. Pemanjangan untai DNA

  4. Pemanjangan DNA baru dikatalisis oleh enzim-enzim DNA-polimerase. Saat nukleotida-nukleotida berjejer dengan basa-basa komplementer sepanjang untai pola cetakan DNA, nukleotida-nukleotida ini ditambahkan oleh DNA-polimerase satu per satu ke ujung untai DNA yang baru tumbuh. DNA polimerase mengkatalisis untai DNA baru, bekerja dalam arah 5' 3'.

    Sintesis DNA pada cabang replikasi menghasilkan leading strand yang kontinu, diskontinu dari lagging strand. Fragmen-fragmen ini kemudian disambung oleh DNA ligase. Pada manusia laju pemanjangan DNA baru dapat mencapai 50 nukleotida per detik. Sumber energi yang menggerakkan polimerase nukleotida menjadi DNA baru adalah nukleosida trifosfat. Ketika nukleosida trifosfat terjalin dengan tulang belakang gula-fosfat dari untai DNA yang sedang terbentuk, senyawa ini kehilangan dua fosfatnya dalam bentuk molekul pirofosfat.



    DNA polimerasi memanjangkan untai hanya dalam arah 5' 3'. Salah satu untai baru disebut leading strand, yang dapat memanjang secara berkelanjutan dalam arah 5' 3'. Sementara untai DNA baru lainnya yang disebut lagging strand harus tumbuh dalam arah 3' 5' dengan penambahan segemen-segmen pendek yang diperpanjang oleh Dna polimerase membentuk fragmen Okazaki yang tunmbuh dengan arah 5' 3'.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


[ LAIN-LAIN ]