Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Menggambar Titik, Garis atau Bangun Pada Suatu Dilatasi

Menggambar Hasil Dilatasi Suatu Titik, Garis atau Bangun dengan Pusat Tertentu dan Faktor Skala "K"

  1. Menggambar Hasil Dilatasi Suatu Titik dengan Pusat Tertentu dan Faktor Skala "K"

  2. Sekarang kita akan menggambar titik A dengan dilatasi [O,3], itu berarti titik A akan diperbesar dengan pusat titik O dan faktor skala = 3. Dapatkah kalian menggambar hasil dilatasi? Jika kalian ingin melihat hasil dilatasinya, kliklah tombol play.



    Coba kalian perhatikan animasi tersebut!

    Untuk menggambar hasil dilatasi titik A adalah sebagai berikut:

    • Buatlah garis OA
    • Buatlah pada garis itu AA’ yang panjangnya sama dengan 2 kali panjang OA, sehingga OA’ = 3OA
    • Maka bayangan titik A adalah titik A’


    Titik A merupakan bangun asal, titik O merupakan pusat dilatasi dan titik A’ merupakan hasil dilatasi. Berapakah kalikah panjang garis OA’ terhadap garis OA? Ya, kalian benar, ternyata panjang garis OA’ = 3 kali panjang garis OA. Itu berarti titik A didilatasi dengan skala 3.

  3. Menggambar Hasil Dilatasi Suatu Garis dengan Pusat Tertentu dan Faktor Skala "K"

  4. Sekarang kita akan menggambar garis AB dengan dilatasi [O,3], itu berarti garis AB akan diperbesar dengan pusat titik O dan faktor skala = 3. Dapatkah kalian menggambar hasil dilatasi? Jika kalian ingin melihat hasil dilatasinya, kliklah tombol play.



    Coba kalian perhatikan animasi tersebut!

    Untuk menggambar hasil dilatasi garis AB adalah sebagai berikut :

    • Buatlah garis OA
    • Buatlah pada garis itu AA’ yang panjangnya sama dengan 2 kali panjang OA, sehingga OA’ = 3OA
    • Buatlah garis OB
    • Buatlah pada garis itu BB’ yang panjangnya sama dengan 2 kali panjang OB, sehingga OB’ = 3OB
    • Hubungkan titik A’ dengan titik B’
    • Maka bayangan garis AB adalah garis A’B’


    Garis AB merupakan bangun asal, titik O merupakan pusat dilatasi dan garis A’B’ merupakan bayangan. Berapa kalikah panjang garis A’B’ terhadap garis AB? Ya, kalian benar, ternyata panjang garis A’B’ = 3 kali panjang garis AB. Itu berarti garis AB diperbesar dengan skala 3.

  5. Menggambar Hasil Dilatasi Suatu Bangun Dengan Pusat Tertentu dan Faktor Skala "K"










 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]