Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengertian

Dalam berbagai acara di radio/televisi sering ditayangkan kegiatan dialog atau wawancara. Ini dimaksudkan agar pendengar/pemirsa dapat menambah informasi dari persoalan yang sedang dibicarakan. Informasi itu akan mudah dipahami bila pendengar/pemirsa mendengarkannya dengan saksama.

Sebagai latihan, dengarkan dialog berikut ini. Seorang temanmu akan menjadi penanya dan seorang lagi sebagai penjawab. Dialog berikut ini merupakan rekaman yang ditulis kembali dari acara perbincangan tim Indonesia Selebriti.com (IS) dengan Fedi Nuril (FN) saat ditemui di peluncuran film ‘Menebus Impian’ di Djakarta Theater, Jakarta Selatan. Ketika dua temanmu memperagakan dialog ini, tutuplah modulmu untuk sementara!

Dialog (IS) dengan Fedi Nuril (FN) saat ditemui di peluncuran film ‘Menebus Impian’ di Djakarta Theater

IS : Kamu itu tidak sembarangan menerima peran ya. Tetapi, senang pilih-pilih peran??

FN : Iya saya memang pilih-pilih peran, karena dengan itu aku punya ciri khas, lagipula kalau keseringan muncul pasti orang juga bosen.

IS : Kamu kan selalu tertarik dengan film yang memiliki pesan moral, bagaimana kalau kamu dapat tawaran main film di luar itu?

FN : Saya tidak tertutup buat yang lain juga sih. Horor kalau ceritanya oke ya saya mau, komedi kalau ceritanya juga oke ya saya juga mau saja main. Susah juga sih, genre film di Indonesia khan dikit, film horor pasti ada unsur porno-porno-nya, kebayang tidak saya main di film kaya gitu.

IS : Bagaimana tentang peran kamu di film yang terbaru ini?

FN : Peran saya disini sebagai Dian Septiadi, dia seorang agen MLM. Buat saya ini sangat menantang karena saya belum paham tentang MLM dan ketika reading ada orang MLM beneran datang dan saya diajari cara presentasi serta cara menyakinkan orang. Itu sangat tidak gampang kita harus punya kemampuan berbicara (public speaking) yang tinggi.

IS : Dari tujuh film layar lebar yang kamu mainkan, mana yang paling menantang perannya?

FN : Setiap film punya tantangannya tersendiri ya, kalau sebelumnya saya mesti jadi orang alim ya saya belajar agama. Ketika berperan sebagai musisi ya saya harus belajar musik, dan kini berperan sebagai agen MLM ya dipelajari juga. Itu tidak gampang karena sistemnya cukup kompleks, tetapi harus disampaikan dengan cara sederhana dan jelas. Tiap peran punya kesulitan tersendiri sih.

IS : Kamu belajar jadi agen MLM di film tersebut berapa lama itu?

FN : Kira-kira dua mingguan lah.

IS : Di film terbaru kamu ini kan menceritakan tentang seorang perjuangan wanita, menurut kamu bagaimana itu, kamu salut tidak?

FN : Saya lihat dari ibu saya saja ya, dia single parents, karena bokap saya sudah meninggal sekitar lima belas tahun lalu dan dia membesarkan tiga anak laki-laki sendiri, kebayangkan ribetnya. Tetapi dia tidak pernah complain dan megeluh. Selain itu, ibu saya memutuskan untuk tidak menikah lagi karena mendedikasikan hidupnya untuk membesarkan anak-anaknya tersebut.

IS : Kedekatan kamu sama sosok wanita, contohnya ibu kamu itu seperti apa?

FN : Wah dekat sekali ya, karena hampir setiap hari apa yang terjadi sama saya itu ibu saya tau. Saya juga sering bercerita dan tukar pendapat sama dia dan selalu ada waktu tersendiri untuk ibu sekadar kumpul sama-sama, karena itu yang buat dia bahagia, bukan soal uang tapi lebih masalah waktu kebersamaan.

IS : Hari Kartini (21 April) kan sebentar lagi, apakah kamu akan memberikan sesuatu buat ibu kamu nanti?

FN : Memberikan sesuatu, saya tidak memikirkan soal materi sih. Tapi pas tanggal itu ibu saya lagi di luar negeri, mungkin pas pulangnya saya akan kasih sesuatu.

IS : Apa sih karakter peran yang ingin kamu mainkan sekali?

FN : Susah juga sih, tapi saya ingin sekali main karakter kaya super hero Jepang dengan pakai sabuk dan berubah jadi robot. Itu sifat inner child saya lah, saya suka action-action figure dari Jepang seperti Satria Baja Hitam, Ultraman, Gaban dan sebagainya. Kalau ada yang buat film seperti itu, saya berjuang sekali deh untuk bisa main.

IS : Untuk band kamu sendiri yaitu Garasi, kapan album barunya akan rilis?

FN : Mungkin akhir tahun ini, sekarang lagi buat lagu-lagu baru saja. Sebenarnya saya tidak berani sebutin kapan akan rilis sih, karena saat ini kita lagi godok lagu-lagu kita dengan hati-hati dan tidak mau sembarangan setelah vokalis ganti.

IS : Vokalis baru, terus genrenya apakah akan berubah?

FN : Kalau genre sih tidak berubah, tetap electronic rock. Tapi dengan vokalis baru pasti nuansanya akan berubah.

IS : Apakah nanti band kamu itu tidak terganggu lantaran jadwal kamu sendiri yang padat?

FN : Kalau di cek semua jadwal sudah cocok sih, tidak ada yang bentrok. Jadi mudah-mudahan film lancar dan band juga lancar.

IS : Akan ngisi soundtrack film juga tidak sih nanti?

FN : Oh tidak, kita menjauhi soundtrack dulu biar kesannya tidak identik dengan band soundtrack. Kita benar-benar di album terbaru nanti adalah menggambarkan kita sendiri dengan personil baru dengan konsep baru, pokoknya oke deh.

IS : Berhubung kamu masih sendiri kenapa kamu masih belum pacaran juga sih, apa kamu menutup diri?

FN : Wah tidak kok, saya tidak menutup diri cuma belum nemu yang cocok saja.

IS : Kenapa itu, apa kamu terlalu selektif orangnya?

FN : Tidak, cuma belum nemu yang cocok saja kok buat saya.

IS : Memang kriteria cewek idaman kamu seperti apa sih?

FN : Ya saya tidak punya detail harus kaya bagaimana, yang penting nyaman dan cocok saja.

IS : Memang temen-temen kamu tidak ada yang saranin atau yang kenalin cewek ke kamu?

FN : Ada yang mengenalkan, ada yang memberi saran, tapi semua temen saya tau kok, kalau saya sudah merasa nyaman dan cocok pasti saya kejar. Jadi, kalau mereka melihat saya masih sendiri, berarti mereka tau saya masih belum menemukan yang cocok.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]