Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pendahuluan

Obat adalah bahan atau campuran bahan yang digunakan untuk pengobatan atau pencegahan penyakit. Oleh karena itu, pembuatan obat harus dilakukan dengan teliti dan cermat serta mengikuti prosedur yang berlaku. Industri atau lembaga farmasi yang memproduksi obat harus menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Menurut Keputusan Kepala Badan POM RI Nomor HK.00.05.3.0027 Tahun 2006 dinyatakan bahwa industri farmasi harus memenuhi ketentuan sebagai berikut, yaitu :

  1. Memenuhi persyaratan kelengkapan dan perlengkapan pabrik untuk memproduksi obat dalam bentuk formulasi yang ditetapkan.
  2. Harus mampu melaksanakan cara-cara produksi yang baik sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan untuk setiap bentuk formulasi.
  3. Harus mampu melaksanakan pengujian mutu bahan baku dan bahan pengemas yang digunakan, produk antara dan produk akhir untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan.
  4. Harus memiliki sumber daya manusia yang memenuhi standar kualifikasi dan pendidikan tertentu, sehingga mampu melaksanakan produksi dan pengawasan mutu sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.




Ketentuan dalam Surat Keputusan Kepala Badan POM RI Nomor HK.00.05.3.0027 Tahun 2006 mensyaratkan adanya 3 aspek yang harus dipenuhi sebelum mendirikan industri farmasi yaitu: personalia, perangkat keras (fasilitas produksi yang memenuhi syarat) dan perangkat lunak yaitu peraturan dan pedoman untuk melaksanakan produksi obat.

Penjaminan mutu obat pada industri farmasi adalah seluruh rangkaian yang dilakukan untuk menjamin produk obat agar selalu berkualitas. Mutu tidak cukup diperoleh hanya dari serangkaian pemeriksaan terhadap produk akhir, tetapi mutu harus diterapkan ke dalam produk mulai dari penggunaan bahan, prosedur produksi yang baik di dalam ruangan yang dikendalikan persyaratannya, pengujian produk yang valid, penyimpanan yang benar, penyiapan SDM serta validasi (pembuktian) yang ditetapkan pada semua prosedur pengadaan, proses produksi, pengujian mutu, sistem pengendalian udara, ruangan, pengolahan air, dan peralatan.

Dengan menerapkan CPOB dan seluruh rangkaian dalam pengendalian mutu akan diperoleh produk obat jadi yang memenuhi persyaratan mutu dan spesifikasi yang telah ditetapkan.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]