Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Bulan

Pengertian Bulan
Bulan adalah satu-satunya satelit Bumi, berputar pada sumbunya juga bersama-sama Bumi mengelilingi Matahari dan merupakan benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri melainkan pantulan cahaya dari Matahari.

Jarak rata-rata Bulan-Bumi 384.000 km dengan diameter 3.476 km. Bulan tak seindah dan selembut yang sering diungkap orang, melainkan permukaan bulan penuh dengan lubang-lubang seperti kawah gunung berapi, pada wajah yang menghadap Bumi diperkirakan terdapat ±30.000 buah kawah dengan berdiameter
1,6 km – 16 km, bahkan kawah yang terbesar yaitu kawah Clavius dan Grimaldi berdiameter 240 km, yang menyebabkan adanya banyak kawah diperkirakan karena bulan tidak memiliki atmosfer untuk menghancurkan meteor-meteor.

Bulan merupakan Satelit Bumi



Bulan memiliki tiga macam gerakan yang dilakukan oleh bulan dalam sekali jalan :

  1. Bulan berputar mengelilingi sumbunya (rotasi), dengan amat lambatnya satu perputaran penuh (sempurna) lamanya 1 bulan (Bumi 24 jam).
  2. Bulan berputar mengelilingi Bumi satu kali pula, sehingga kembali letaknya semula terhadap Bumi. Hal ini menyebabkan bagian Bulan yang nampak ke Bumi itu hanyalah sebelah saja terus menerus dan bagian yang lain tidak pernah nampak.
  3. Bulan melakukan putaran bersama Bumi mengelilingi Matahari.
    Bulan dalam peredarannya terlihat terdapat delapan macam letak dan bentuk. Delapan buah bagian dalam, itulah gambaran yang sebenarnya, menurut letaknya menerima sinar Matahari.


Delapan buah bagian luar ialah gambaran bentuk menurut yang nampak di Bumi, sebagai berikut :
Perhatikan gambar!


  1. Pada B1 seluruhnya bagian Bulan itu yang mendapat sinar dari Matahari tidaklah nampak dari bumi, seluruh Bulan tidak dapat dilihat dari Bumi dinamakan Bulan Mati (Bulan Baru)
  2. Pada B2 Tampak Bulan itu dari Bumi seperti Sabit
  3. Pada B3 seperti setengah bulatan, disebut minggu (kwartir)
  4. Pada B5 bulan purnama
  5. Pada B7 minggu (kwartir) terakhir


  • Pada B2 dan B8, meskipun kedua-duanya berbentuk Sabit, tetapi arah kedua ujung berlawanan. Pada B2 ujungnya itu menghadap ke Barat selama arahnya seperti ini disebut Bulan timbul
  • Pada B8 ujungnya menghadap ke Timur, kalau arahnya semacam itu orang menyebut Bulan Surut. Besarnya Bulan hanya 1/49 bumi. Jarak dari Bumi bila dibandingkan dengan jarak Matahari
  • Terhadap Bumi dan planet-planet lainya.



Bulan dan Bumi adalah benda langit yang tidak memiliki cahaya sendiri, cahayanya merupakan pantulan dari cahaya Matahari. Kedua benda itu mempunyai bayang-bayang seperti kerucut. Bayang-bayang kerucut Bumi kira-kira 4 kali bayang-bayang Bulan.

Bila bayang-bayang Bumi mengenai Bulan, maka disebut Gerhana Bulan.
Gerhana ini terjadi bila Bulan bertepatan berada pada sekitar titik simpul, sehingga Matahari-Bulan-Bumi tegak lurus terletak pada satu garis. Bulatan Bulan tidaklah sekaligus jadi gelap, pada waktu gerhana, tetapi berangsur-angsur. Jika telah semua gelap maka disebut Gerhana Sempurna atau disebut juga Gerhana Total.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]