Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pendahuluan

Puyuh (Quail) pada mulanya kurang mendapat perhatian dari para peternak. Tubuh dan telurnya yang kecil dengan cara hidup yang liar dianggap tidak dapat diternakkan, dan kalaupun bisa bakal merepotkan. Akibatnya banyak kalangan yang beranggapan bahwa beternak puyuh tidak akan pernah mendapatkan keuntungan. Tetapi setelah pemerintah mencanangkan puyuh sebagai salah satu ternak alternatif penunjang peningkatan penyediaan protein hewani untuk masyarakat, barulah puyuh terangkat namanya.

Usaha ternak puyuh dapat meningkatkan atau menambah penghasilan keluarga baik di kota maupun di desa, sebagai usaha sampingan maupun usaha tetap. Bila dibandingkan dengan ayam, bebek, merpati atau itik, puyuh mempunyai kelebihan, antara lain lebih tahan terhadap hama penyakit, cepat berproduksi, hemat dan mudah dalam pemeliharaannya. Biasanya orang beternak puyuh diambil karena telurnya. Di pasaran ternyata harga telur puyuh mengalahkan harga telur ayam, itik atau yang lainnya dalam hitungan per kilo. Nilai gizi telur dan daging puyuh juga tidak kalah dengan telur dan daging unggas lainnya, sehingga dengan tersedianya telur dan daging puyuh di pasaran dapat menambah variasi dalam penyediaan sumber protein hewani.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]