Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 


 
 

Pendahuluan

Pada bulan Januari 2004 di beberapa provinsi di Indonesia terutama Bali, Botabek, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Jawa Barat dilaporkan adanya kasus kematian ayam ternak yang luar biasa. Awalnya kematian tersebut disebabkan karena virus tetelo (New Castle virus), dan konfirmasi terakhir oleh Departemen Pertanian disebabkan oleh virus flu burung (Avian Influenza). Jumlah unggas yang mati akibat wabah penyakit flu burung di 10 provinsi di Indonesia sangat besar yaitu 3.842.275 ekor dan yang paling tinggi jumlah kematiannya adalah Provinsi Jawa Barat sebanyak 1.541.427 ekor. Pemusnahan unggas telah dilaksanakan di berbagai daerah untuk mencegah penyebaran virus flu burung (Gambar 1).

Gambar 1.
Pemusnahan unggas untuk mencegah penyebaran penyakit flu burung
Sumber: http://www.litbang.depkes.go.id/maskes/


Kehebohan itu bertambah ketika wabah tersebut menyebabkan kematian pada manusia. Sampai dengan bulan Maret 2008 laporan WHO menyebutkan telah terjadi kasus akibat flu burung di berbagai negara sebanyak 375 kasus dan menyebabkan kematian sebanyak 237 orang termasuk di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah dengan melakukan vaksinasi pada unggas, isolasi daerah yang terserang, desinfeksi kandang, pemusnahan unggas liar, peningkatan kesehatan lingkungan tempat tinggal, dan pelayanan kesehatan kepada manusia yang terserang flu burung.

Dari uraian di atas menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat mengenai apa dan bagaimana perkembangan virus flu burung sampai menyebar ke masyarakat khususnya di Indonesia? Bagaimana cara pencegahan dan penanggulangan serta pengobatan terhadap penyakit flu burung apabila terkena penyakit tersebut agar terhindar dari kematian?






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]