Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Instruksi Mesin

Sebuah komputer akan bekerja apabila mendapat instruksi-inslruksi yang dikemas dalam sebuah program. Semua instruksi tersebut diproses oleh komputer di CPU. Microproscsor dari CPU hanya akan mengeksekusi instruksi yang dikenali. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai instruksi mesin (machine instruction) atau instruksi komputer (computer instruction).

Kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut set instruksi (instruction set) CPU.

Sistem Bilangan

Bilangan Biner
Bilangan biner merupakan bilangan dengan dasar 2, yang memiliki lambang bilangan 0 dan 1.

Berikut ini padanan bilangan biner dengan bilangan desimal.


Desimal

Biner

Desimal

Biner

0

0000

8

1000

1

0001

9

1001

2

0010

10

1010

3

0011

11

1011

4

0100

12

1100

5

0101

13

1101

6

0110

14

1110

7

0111

15

1111


Setiap bit dalam bilangan biner memiliki bobot nilai sendiri-sendiri. Bobot nilai bit ke-0 adalah 1, bobot nilai bit ke-1
adalah 2, dan seterusnya.

Bit ke..

5

4

3

2

1

0

Bobot nilai

32

16

8

4

2

1


Contoh :
Bilangan biner 1101, memiliki nilai desimal :

1

1

0

1

(1 x 8)

+

(1 x 4)

+

(0 x 2)

+

(1 x 1)

=

13


Dalam bahasa instruksi mesin bilangan ini diberi huruf B pada akhir bilangan, misalnya 1101B

Bilangan Heksadesimal
Bilangan Heksadesimal merupakan bilang berbasis 16, dengan lambang bilangan :

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F


Huruf A - F mewakili bilangan desimal 10-15. Bilangan Heksadesimal banyak dipakai dalam system computer karena setiap digit bilangan heksadesimal mewakili 4-bit bilangan biner. Dengan demikian, 1 byte (8 bit) bilangan biner dapat ditulis dengan 2 digit bilangan heksadesimal.

Contoh :



Elemen-elemen Instruksi Mesin

Agar dapat dieksekusi, setiap instruksi harus berisi informasi yang diperlukan oleh CPU. Informasi itu dituangkan dalam elemen-elemen instruksi :

  • Operation Code/Kode Operasi: menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan (misalnya, ADD).
  • Operasi dispesifikasikan oleh kode biner, yang dikenal sebagai kode operasi, atau opcode.

  • Source Operand Reference/Referensi Operand
  • Sumber: operasi dapat mencakup satu atau lebih sumber, operand merupakan input bagi operasi.

  • Result Operand Reference/Reference Operand
  • Hasil: operasi dapat membuat hasil operasi.

  • Next Instruction Reference/Reference Operand
  • Selanjutnya: elemen ini memberitahu CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil setelah menyelesaikan eksekusi suatu instruksi.


Sumber dan hasil operand dapat berada di salah satu dari ketiga daerah di bawah ini :

  • Memori utama atau memori virtual: dengan referensi alamat berikutnya, maka alamat memori utama atau virtual harus diketahui.
  • Register CPU: instruksi harus diberi nomor register yang dimaksud.
  • Perangkat I/O: instruksi harus menspesifikasikan modul I/O yang diperlukan oleh operasi.


Representasi Instruksi

Dalam komputer, instruksi direpresentasikan oleh sekumpulan bit. Dalam penulisan format instruksi (instruction format) biasanya dibagi dalam beberapa kolom berkaitan dengan elemen-elemen yang akan mengisi instruksi.

Apa Itu Mnemonic?
Singkatan-singkatan yang mengindikasikan suatu operasi yang merupakan representasi dari opcode.
Contoh :

Mnemonic

ADD

Add (penambahan)

SUB

Substract (pengurangan)

LOAD

Muatkan data dari memori

INC

Increment (penambahan dengan satu)


Mnemonic

Operand

ADD

A


Artinya menambah secara langsung 8 bit data ke dalam isi akumulator dan menyimpan hasil di akumulator.
Operand juga dapat direpresentasikan secara simbolik.
Misalnya :

Mnemonic

Operand

ADD

R, Y


Artinya tambahkan nilai lokasi Y ke isi register R. Pemrogram dapat mendahului dengan definisi-definisi : X = 513, Y = 514, dst. Program akan mengkonversikan opcode dan referensi operand menjadi bentuk biner, akhirnya akan membentuk instruksi mesin biner.

Jenis-jenis Instruksi

  • Data Processing/Pengolahan Data: instruksi-instruksi aritmetika dan logika.
  • Data Storage/Penyimpanan Data: instruksi-instruksi memori.
  • Data Movement/Perpindahan Data: instruksi I/O.
  • Control/Kontrol: instruksi pemeriksaan dan percabangan.


Instruksi aritmetika (arithmetic instruction) memiliki kemampuan untuk mengolah data numeric. Sedangkan instruksi logika (logic instruction) beroperasi pada bit-bit word sebagai bit, bukan sebagai bilangan. Operasi-operasi tersebut dilakukan terutama dilakukan untuk data di register CPU.

Instruksi-instruksi memori diperlukan untuk memindah data yang terdapat di memori dan register.

Instruksi-instruksi I/O diperlukan untuk memindahkan program dan data ke dalam memori dan mengembalikan hasil komputasi kepada pengguna.

Instruksi-instruksi control digunakan untuk memeriksa nilai data, status komputasi dan mencabangkan ke set instruksi lain.

Jenis-jenis Operasi

Jumlah opcode suatu mesin akan sangat berbeda dengan jumlah opcode mesin lainnya. Akan tetapi, jenis operasi pada semua mesin memiliki kesamaan.

Penggolongan jenis operasi yang umum adalah sebagai berikut :

  • Operasi Transfer Data
  • Operasi Aritmetika
  • Operasi Logika
  • Operasi Percabangan
  • Operasi Pemindahan Kontrol
  • Operasi I/O


Kumpulan instruksi-instruksi ini dikenal dengan set instruksi.






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]