Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Pengertian Kalor Jenis dan Kalor Laten

Tahukah kalian bahwa dalam pembahasan tentang Azas Black, perlu mengetahui beberapa hal, yaitu :

  1. Pengertian Kalor

  2. Kalian pasti sudah tahu bahwa di dalam fisika, kalor didefinisikan sebagai suatu bentuk energi yang dapat berpindah atau mengalir dari benda yang memiliki kelebihan kalor menuju benda yang kekurangan kalor. Satuan kalor di dalam satuan Internasional yaitu : Joule.

    Satuan kalor lainnya ialah kalori. 1 kalori didefinisikan sebagai banyaknya kalor yang diperlukan untuk memanaskan sebanyak 1 kg air sebesar 1°C. Antara satuan joule dan kalori dapat dikonversikan bahwa : 1 kalori = 4.2 joule atau 1 joule = 0.24 kalori.

  3. Pengertian Kalor Jenis

  4. Ketika kalian mempelajari kalor, juga dikenalkan dengan istilah kalor jenis. Apa itu kalor jenis? Kalor jenis ialah banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan oleh 1 kilogram zat untuk menaikkan suhu sebesar 1°C. Kalor jenis juga diartikan sebagai kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor. Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang berbeda-beda. Satuan kalor jenis adalah J/Kg°C.

    Untuk mengetahui banyaknya kalor yang dilepas atau diterima oleh suatu zat digunakan persamaan :


    dimana :
    Q = banyaknya kalor yang dilepas atau diterima oleh suatu benda (Joule)
    m = massa benda yang menerima atau melepas kalor (Kg)
    c = kalor jenis zat (J/Kg°C)
    ΔT (dibaca delta T) = T2 – T1 = perubahan suhu (°C)
    T2 = suhu benda dalam keadaan akhir (°C)
    T1 = suhu benda dalam keadaan awal (°C)

    Perhatikan kalor jenis dari beberapa zat (bahan) berikut ini !



  5. Pengertian Kalor Laten

  6. Selanjutnya kalian juga harus mengetahui tentang kalor laten. Apa itu kalor laten? Kalor laten (L) adalah banyaknya kalor yang dibutuhkan oleh suatu zat untuk mengubah wujudnya. Kalor lebur dan kalor uap merupakan kalor laten.

    Ketika kalian memanaskan sebongkah es secara terus menerus maka es tersebut lama kelamaan akan berubah menjadi air dan selanjutnya berubah menjadi uap air. Saat es melebur semua menjadi air, pada zat tidak ada perubahan suhu. Pada tekanan normal suhunya tetap pada titik leburnya yaitu 0°C. Pada saat semuanya berubah menjadi uap air maka zat juga tidak terjadi perubahan suhu. Pada tekanan normal suhunya tetap pada titik didihnya yaitu 100°C.

    Oleh karena itu, dalam perubahan wujud zat berlaku rumus :


    dengan :
    Q = banyaknya kalor (J atau kkal), kkal dibaca kilokalori
    m = massa zat (kg)
    L = kalor lebur (Jkg-1 atau kkal kg-1)
    U = kalor uap (Jkg-1 atau kkal kg-1)

    Nah, untuk memahami lebih lanjut mengenai kalor laten coba perhatikan gambar berikut!



Gambar menunjukkan sebuah benda mula-mula padat (misalkan es) diberikan kalor secara terus menerus sehingga berubah wujud menjadi cair (air). Jika pemberian kalor dilanjutkan maka zat cair akan berubah wujud menjadi gas (uap air).

Selama proses zat akan mengalami kenaikan suhu dan perubahan wujud. Secara rinci dapat dituliskan :

  • Perubahan zat padat ke cair disebut melebur
  • Perubahan zat cair ke zat padat disebut membeku
  • Perubahan zat cair ke gas disebut menguap
  • Perubahan gas ke zat cair disebut mengembun


Nah kalian akan lebih memahami tentang perubahan wujud zat setelah memperhatikan animasi berikut ini (silakan kalian klik tombol ).


Jadi, dapat disimpulkan bahwa kalor yang diberikan pada suatu zat dapat mengubah wujud zat tersebut. Contohnya, pada animasi di atas, kalor yang diberikan pada es (wujud padat) dapat mengubah wujud es menjadi air (wujud cair), dan air dapat berubah menjadi uap air (wujud gas).






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]