Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
e-dukasi.net
Edukasi
 ~ 


 
 

Aplikasi Azas Black

Nah, kalian sudah sangat memahami sekarang tentang Azas Black. Kita akan lanjutkan dengan materi tentang beberapa contoh penerapan azas black dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Penguapan

  2. Penguapan atau evaporasi adalah peristiwa meninggalkannya molekul-molekul zat dari kelompoknya. Penguapan terjadi pada permukaan zat dan dapat terjadi pada berbagai suhu. Pada saat di rumah, kamu juga dapat mengamati peristiwa penguapan. Sewaktu memasak air, apa yang terjadi seandainya air itu dipanasi terus-menerus, habiskah air itu? Mengapa? Jadi, setiap penguapan memerlukan kalor.

    Penguapan merupakan gejala alam yang banyak manfaatnya. Untuk itu, orang berusaha mencari cara mempercepat proses penguapan. Peristiwa-peristiwa berikut merupakan contoh hasil panguapan, yaitu: pada pembuatan garam, penyulingan, dan terjadinya awan.

    Selain dengan cara memberi kalor, penguapan dapat dipercepat dengan cara meniupkan udara ke atas zat itu dan memperluas permukaan bidang. Perlu diketahui, pada dasarnya meniupkan udara merupakan cara untuk mengurangi tekanan udara pada permukaan bidang. Cara-cara tersebut membantu molekul di permukaan cairan untuk melepaskan diri dari ikatan antarmolekul dalam cairan.


    Penguapan


  3. Pendidihan

  4. Pada saat kalian mendidihkan air, apakah suhunya terus naik? Suatu zat cair disebut mendidih, jika pada seluruh bagian zat itu telah terjadi penguapan. Pada saat zat cair mendidih, suhu zat cair tersebut tetap meskipun terus-menerus diberi kalor. Titik didih zat cair yang satu berbeda dengan titik didih zat cair yang lain.

    Jika kita akan mendidihkan zat cair, banyaknya kalor yang dibutuhkan bergantung pada banyaknya massa zat cair dan jenis zat cair. Makin besar massa zat cair yang akan kita didihkan, makin besar pula kalor yang dibutuhkan.

    Adapun yang dimaksud titik didih normal adalah suhu pada saat zat mendidih pada tekanan 1 atmosfer. Titik didih dipengaruhi oleh tekanan udara. Jika tekanan udara kecil, titik didihnya rendah, demikian pula sebaliknya.

    Contohnya jika suatu tempat bertekanan udara 1 atmosfer, di tempat itu air mendidih pada suhu 100°C. Akan tetapi, jika di tempat lain yang bertekanan udara 72 cmHg (kurang dari 1 atmosfer), air akan mendidih pada suhu kurang dari 100°C. Klik tombol pada kompor untuk melihat animasi berikut ini.


    Pendidihan


  5. Peleburan

  6. Kamu dapat pula mencoba perubahan zat padat langsung menjadi zat gas. Jika terdapat kapur barus diberi kalor, maka kapur barus itu akhirnya menjadi hilang. Hilangnya kapur barus merupakan perubahan wujud dari padat menjadi gas.

    Berdasarkan dua hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa kalor mampu mengubah wujud suatu zat. Pada saat terjadi perubahan wujud zat, tidak terjadi perubahan suhu (suhunya tetap) sebab kalor yang diberikan digunakan oleh zat tersebut untuk mengubah wujudnya.


    Peleburan Emas Murni






 
 

  [ SD |  SMP |  SMA |  SMK ]


UMUM |  LAIN-LAIN ]