Kaligrafi Nama AllahLogo Situs Keluarga ilma95
Home
 ~  Home
 | 
Pedoman Shalat
Pedoman Shalat
 | 
Ilmu Tajwid
Ilmu Tajwid
 | 
Pojok Anak
Pojok Anak
 | 
Kumpulan Artikel
Artikel
 | 
Lagu Rancak Ranah Minang
Lagu Rancak
Ranah Minang
 | 
Cerdas Cermat Islami
Cerdas Cermat Islami
 | 
Edukasi
Edukasi
 ~ 
 




By: agussyafii

Terdengar kumandang adzan. Hana sudah mengajak sholat. Hal itu terjadi secara spontan dan kebiasaan bukan kewajiban. Bagi orang tua bisa membiasakan bagi putra-putrinya untuk sholat dikala usia sejak dini.

Ada kiat 5 untuk membiasakan anak sholat sejak dini,


  1. Dengan Memberikan Contoh.
    Orang tua yang senantiasa mendengarkan adzan langsung sholat maka anak akan turut serta sholat. Jika Sang ayah sibuk membaca koran sambil mengatakan kepada anaknya. "Ayo..sholat.." maka tidak heran jika tidak ada satupun anaknya yang beranjak sholat. namun jika ajakan itu disertai sang ayah dengan mengambil wudlu, anak akan segera melaksanakan sholat.

  2. Lakukan Dengan Riang.
    Membiasakan anak sholat jika hal itu dilakukan dengan riang dan gembira bagi anak, tidak ada paksaan bagi dirinya. Di usia dini anak tidak bisa membaca doa-doanya tidak masalah sebab hal itu proses pembelajaran sedang terjadi. Sampai pada tahap anak akan belajar doa dan memahami makna dari bacaan doa setiap sholat.

  3. Membiasakan Berulang-ulang.
    Mengajak anak sholat tidaklah cukup sehari, dua hari. Lakukanlah berulang-ulang di setiap hari dan arahkan anak untuk sholat dengan benar sesuai cara Nabi SAW sholat.

  4. Lakukan Sholat Berjamaah.
    Membiasakan diri sholat pada anak akan lebih baik jika sholat berjamaah di masjid. Apabila tidak dimungkinkan, sholatlah berjamaah di rumah sebab dengan sholat berjamaah membuat anak merasa nyaman di tengah keluarga, ayah, ibu dan saudara-saudaranya.

  5. Lakukanlah Dengan Kasih Sayang.
    Biasanya sholat bersama anak-anak mengganggu kekhusyukan orang tua. Bila itu terjadi berilah pengertian dengan kasih sayang pada putra-putri anda sebaik mungkin. Gunakan kata-kata yang lembut, hindarilah memarahi anak.

“Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat pada usia 7 tahun dan pukullah ia pada usia 10 tahun (jika meninggalkannya)”
(HR Abu Daud dan Tirmidzi dari Sabrah bin Ma’bad Al-Juhani ra).

Milis Tauziyah
Dikirim oleh: Muhamad Agus Syafii
Jum'at, 27 Februari 2009


Cetak Artikel
  Cetak Artikel